nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berseteru dengan Menkumham, Wali Kota Tangerang Dipanggil Mendagri

Antara, Jurnalis · Rabu 17 Juli 2019 21:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 17 337 2080320 berseteru-dengan-menkumham-wali-kota-tangerang-dipanggil-mendagri-spYi9lwelq.jpg Mendagri Tjahjo Kumolo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan pihaknya telah mengundang Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah terkait persoalan antara Pemerintah Kota Tangerang dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

"Akan kami undang besok (Kamis 18 Juli) siang bersama gubernur untuk ikut sebagai bentuk pembinaan," kata Mendagri usai jumpa pers kegiatan Festival Gapura di kantor Kemensetneg Jakarta seperti dikutip Antaranews, Rabu (17/7/2019).

Mendagri mengatakan seharusnya wali kota tidak melakukan langkah-langkah yang menuduh sesuatu yang belum terkonfirmasi dengan benar. Wali kota juga tidak boleh melakukan langkah sepihak yang dapat merugikan publik.

Baca Juga: Ombudsman: Konflik Kemenkumham-Pemkot Tangerang Rugikan Masyarakat

Mendagri menyatakan persoalan itu merupakan pelajaran bagi dirinya, agar segala sesuatu harus dikomunikasikan dengan baik. 

"Sebagai kepala daerah harus berprasangka dengan baik, apalagi sampai membuat kebijakan yang sifatnya emosional yang merugikan masyarakat," kata Mendagri.

Arief Wismansyah

Sebelumnya diketahui, Yasonna sempat menyindir Arief saat peresmian Politeknik BPSDM Hukum dan HAM dengan menyebut Arief mencari gara-gara. Pasalnya, Pemkot Tangerang menuding pembangunan gedung saat itu tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) dan mewacanakan lahan Kemenkumham sebagai lahan pertanian di pemkot Tangerang.

Baca Juga: Menkumham dan Wali Kota Tangerang Atur Waktu Bertemu Tuntaskan Perseteruan

Yasonna pun mengakui bahwa ia menilai Pemerintah Kota Tangerang tidak ramah kepada Kemenkumham. Arief lalu memutuskan tidak akan memberikan pelayanan di atas lahan Kemenkumham, tepatnya perkantoran di Kompleks Kehakiman dan Pengayoman, Tangerang.

Pelayanan tersebut termasuk penerangan jalan umum, perbaikan drainase, dan pengangkutan sampah karena Arief keberatan dengan pernyataan Yasonna Laoly yang menyebut Pemkot Tangerang menghambat perizinan di lahan Kemenkumham.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini