nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ratna Sarumpaet Tak Libatkan Anak untuk Memutuskan Pangajuan Banding

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 17 Juli 2019 18:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 17 337 2080229 ratna-sarumpaet-tak-libatkan-anak-untuk-memutuskan-pangajuan-banding-dZd7gp2y2m.jpg Sidang Ratna Sarumpaet (Foto: Heru/Okezone)

JAKARTA - Ratna Sarumpaet telah memutuskan untuk mengajukan banding atas vonis 2 tahun penjara oleh majelis hakim. Namun rupanya, anak-anaknya tidak dilibatkan dalam perundingan keputusan tersebut.

Hal itu pun diungkapkan langsung oleh kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasruddin kepada awak media saat mengajukan banding di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Sejak awal bahwa terhadap putusan kami bersama Bu Ratna mengajukan banding atau tidak, anak-anak tidak dalam posisi memberikan nasihat," ujar Insank, Rabu (17/7/2019).

"Tapi mereka lebih dalam posisi men-support apapun yang diputuskan Bu Ratna," tambahnya.

Insank menjelaskan kalau dirinya tidak khawatir jika banding yang diajukan nanti akan memperberat hukuman Ratna. Baginya yang terpenting adalah agar pasal yang dikenakan kepada kliennya dijadikan pedoman oleh hakim selanjutnya dalam kasus lain.

Ratna Sarumpaet

Baca Juga: Viral Polantas Kebingungan Didebat Profesor Hukum, Warganet: Ambil Hikmahnya

Pasalnya, Insank berkeyakinan kalau Ratna Sarumpaet tidak tepat dikenakan pasal 14 ayat 1 Undang-Undang No 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana karena tidak melakukan bentuk keonaran.

"Sekarang begini, justru kami menilai dua tahun ini, kenapa kami mengajukan banding bukan semata dari kepentingan hukum Bu Ratna, tapi keputusan ini nantinya akan jadi yurisprudensi. Kalau yang dimaksud dalam pasal 14 Ayat 1 itu adalah keonaran, terus kita tarik lagi, kita kaitkan lagi dengan benih keonaran, maka dikhawatirkan ini sangat berbahaya sekali," terangnya.

"Karena dari awal kami katakan perkara ibu Ratna ini tidak ada keonarannya. Yang ada hanya asumsi yang ada dalam pikiran orang, tidak pernah terjadi, kemudian diformulasikan lagi keonarannya menjadi demonstrasi, konferensi pers, orasi," kata Insank.

Seperti diketahui sebelumnya, Ratna Sarumpaet divonis oleh majelis hakim 2 tahun penjara atas kasus penyebaran berita bohong atau hoaks pada Kamis, 11 Juli 2019 karena terbukti melanggar pasal tersebut.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini