nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Imbau Pemda Aktif Tangani Dampak Gempa di Halmahera Selatan

Muhamad Rizky, Jurnalis · Rabu 17 Juli 2019 13:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 17 337 2080039 polri-imbau-pemda-aktif-tangani-dampak-gempa-di-halmahera-selatan-UdiMLEXNyK.jpg Korban gempa bermagnitudo 7,2 di Halmahera Selatan. (Foto: Antaranews)

JAKARTA – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengimbau pemerintah daerah berperan aktif memberikan penanganan usai gempa bermagnitudo 7,2 yang mengguncang Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Minggu 14 Juli 2019.

Ia mengatakan, imbauan diberikan setelah Polri melakukan pemantauan di Desa Yamli Dalam, Kecamatan Gene Barat Selatan; serta Desa Liboba Hijrah dan Desa Kurunga di Kecamatan Kepulauan Joronga; Halmahera Selatan.

Baca juga: BNPB: Korban Meninggal Gempa Halmahera Selatan Bertambah Jadi 6 Orang 

"Agar Pemda Kabupaten Halmahera Selatan berperan aktif mengoordinasi seluruh instansi terkait dalam upaya sinergitas penanggulangan bencana yang telah terjadi," kata Dedi ketika berbincang dengan Okezone, Rabu (17/7/2019).

Ilustrasi gempa. (Foto: Shutterstock)

Dedi juga mengimbau kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera mengaktifkan posko tanggap darurat yang telah ditentukan dan melakukan pendataan serta pemetaan wilayah, korban, dan kerusakan bangunan/infrastruktur akibat gempa.

"Agar mekanisme pemberian bantuan makanan obat-obatan yang akan didistribusikan dan pemberdayaan bantuan perkuatan serta elemen masyarakat (relawan kemanusiaan) terkoordinasi melalui posko, sehingga tetap terkendali," ungkap Dedi.

Baca juga: 1.063 Orang Mengungsi Akibat Gempa M7,2 yang Mengguncang Halmahera Selatan 

Polri juga meminta pemda memprioritaskan empat desa yang terisolasi untuk diberi bantuan yakni Liboba Hijrah, Yomen, Kurunga, dan Yamli.

Dedi melanjutkan, Polri sendiri melalui Polda Maluku Utara telah menyiapkan dua peleton pasukan dari Satuan Brimob dan Ditsamapta serta Tim Trauma Healing, termasuk peran serta Bhayangkari, untuk membantu penanggulangan korban gempa.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini