nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

JK Kenang Pujian Raja Salman soal Banyaknya Masjid di Indonesia

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 17 Juli 2019 11:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 17 337 2080000 jk-kenang-pujian-raja-salman-soal-banyaknya-masjid-di-indonesia-V5c0xLXBTW.jpg Jusuf Kalla (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) sekaligus Wapres RI, Jusuf Kalla, menceritakan penghormatan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud kepada dirinya terkait jumlah masjid di Indonesia yang sangat banyak.

Hal tersebut dikatakan JK dalam acara halalbihalal dan seminar sehari yang diselenggarakan oleh DMI bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Grand Sahid Jaya, Sudirman, Jakarta Pusat.

"Masjid di Indonesia itu terbanyak di dunia. Saya ingin ulangi pembicaraan saya dengan Raja Salman waktu dia datang (ke Indonesia)," kata JK di lokasi acara, Rabu (17/7/2019).

"Saya bilang, 'Yang Mulia kami terimakasih untuk melayani dua masjid agung khadimul haramain.' Dia terimakasih dan senang. 'Tapi saya ingin sampaikan kepada Yang Mulia, di Indonesia ada 800 ribu atau mendekati satu juta masjid dan saya ketuanya'," ucap JK menirukan perbincangan dengan Raja Salman.

Baca Juga: Viral Polantas Kebingungan Didebat Profesor Hukum, Warganet: Ambil Hikmahnya

Jusuf Kalla

JK menceritakan, Raja Salman sempat bingung dengan apa yang ia ucapkan, khususnya soal jumlah masjid di Indonesia. Walhasil, Raja Salman bertanya kepada penerjemah perihal ucapan JK soal jumlah masjid di Tanah Air. Sang penerjemah membenarkan bahwa JK menyebut jumlah masjid di sini sebanyak 800 ribu.

"Dia bingung. Dia tanya kepada interpreter 'yang dikatakan Wapres itu delapan ribu atau 800 ribu?' interpreter mengatakan wapres (menyebut) 800 ribu. Lalu dia bertanya lagi kepada duta besarnya, 'benar enggak di Indonesia ada masjid sebesar itu?' 'Benar Yang Mulia.' Baru dia hormat sama saya," tutur JK disambut tepuk tangan.

JK mengatakan tugas DMI cukup berat karena jumlah masjid di Indonesia sangat banyak. Karena itu, ia mengingatkan kepada jajarannya untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya karena ini adalah ibadah.

"Jadi urusan kita bukan urusan sedikit, bukan urusan remeh-temeh. Maka kita harus benar-benar melaksanakan amal ibadah. Bukan mempercantik masjid, tapi meningkatkan ibadah fardlu dengan memperbaiki masjid, sound system, meningkatkan mutu da'i, itulah cara kita beramal," pungkas dia. (edi)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini