nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Milad Ke-47, DMI Bersama MUI Gelar Halalbihalal dan Seminar Sehari

Rabu 17 Juli 2019 08:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 17 337 2079913 milad-ke-47-dmi-bersama-mui-gelar-halalbihalal-dan-seminar-sehari-ce5Eqdoyfy.jpg Ketum DMI Jusuf Kalla dan Waketum Syafruddin. (Foto: Ist)

JAKARTA – Dalam rangka milad ke-47, Dewan Masjid Indonesia (DMI) pada hari ini pukul 08.00 WIB menggelar acara Halalbihalal dan Seminar Sehari dengan tema 'Islam Rahmatan lil ’Alamin sebagai Modal Utama Membangun Bangsa'.

Acara ini dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI Dr HM Jusuf Kalla dan keynote speaker Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Profesor Dr KH Ma'ruf Amin yang juga wapres terpilih 2019.

Baca juga: Dewan Masjid Indonesia Ingin Wisata Religi Berbasis Masjid Bisa Dikembangkan 

"Sebagai narasumber seminar adalah tokoh-tokoh Muslim nasional seperti Ketua Umum PBNU Profesor Dr KH Said Aqil Siroj MA, Ketua Umum PP Muhammadiyah Profesor Dr Haedar Nashir, dan ahli tafsir Profesor Dr KH Quraish Shihab," jelas ketua panitia KH Abdul Manan A Ghani dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Halalbihalal dan Seminar Sehari DMI-MUI. (Foto: Ist)

Ia melanjutkan, dalam kesempatan tersebut turut diluncurkan Program Pendidikan Khatib dan Dai Nasional Bersertifikat guna memaksimalkan peran dan fungsi khatib serta pendakwah yang berkualitas.

Baca juga: DMI Bahas Rencana Pembangunan Museum Rasulullah yang Modern dan Canggih 

KH Abdul Manan menerangkan, seminar juga mencermati dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. di mana masyarakat masih mengalami keterbelahan akibat perbedaan dukungan pada perhelatan Pemilu 2019.

"Maka perlu dilakukan silaturahmi para tokoh agama, ulama, pimpinan ormas Islam, dan elite politik untuk mempersatukan kembali masyarakat yang terpecah dan meredakan ketegangan politik," terangnya.

KH Abdul Manan mengungkapkan, forum silaturahmi ini juga menyepakati dan merekomendasikan hal-hal berikut:

1. Menyepakati:

a. Menghilangkan polarisasi politik atas dasar apa pun juga, dan menganggap proses politik pemilihan pilores 2019 sudah selesai sebagaimana keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

b. Bersama-sama memerangi hoaks dan ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah kehidupan berbangsa dan bermegara.

c. Mencegah narasai-narasi yang menggunakan label keagamaan yang sesungguhnya hanya untuk kepentingan pribadi atau golongan.

d. Memberikan pendidikan politik yang mencerahkan dan mendewasakan untuk meningkatkan kualitas politik dan demokrasi di Indonesia.

e. Menyebarluaskan nilai-nilai Islam ahlussunnah wal jamaah yang wasathiyah dan rahmatan lil alamin.

2. Merekomendasikan kepada:

a. Pemerintah untuk mendukung secara maksimal seluruh upaya menyebarluaskan pemahaman Islam wasathiyah dan rahmatan lil alamin.

b. Seluruh lembaga pendidikan dakwah, baik formal maupun informal, memberikan muatan Islam wasathiyah dan kebangsaan kepada seluruh kader mubalig/mubaligah-nya.

c. MUI bersama DMI dan ormas Islam lainnya menyelenggarakan pendidikan serta pelatihan kader mubalig/ah kaum milenial dengan penekanan pada kompetensi Islam wasathiyah dan paham kebangsaannya.

d. Para mubalig/ah mendapat sertifikasi kompetensi dakwah Islam wasathiyah dan kebangsaan.

e. Masjid-masjid atau masyarakat pada umumnya menggunakan penceramah/dai yang sudah memiliki sertifikat MUI.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini