Program Bela Negara Dinilai Positif bagi Pembangunan SDM di Periode Kedua Jokowi

Achmad Fardiansyah , Okezone · Selasa 16 Juli 2019 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 16 337 2079596 program-bela-negara-dinilai-positif-bagi-pembangunan-sdm-di-periode-kedua-jokowi-GpN5Jlni2C.jpg Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pernyataan Ketua Presidium Alumni (PA) 212, Aminuddin yang mengimbau semua pihak menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan hasil sengketa Pilpres 2019 menuai apresiasi.

Pengamat pertahanan dan keamanan, Mufti Makarim menyebut, pernyataan tersebut bertujuan meredakan ketegangan di tingkat masyarakat akibat perbedaan pilihan dalam Pilpres 2019.

"Selain itu juga menunjukkan suatu komitmen untuk membangun budaya taat hukum, budaya politik yang demokratis dan budaya rekonsiliasi dan menghargai perbedaan pandangan politik," kata Mufti, Selasa (16/7/2019).

Baca juga: Apresiasi Pertemuan Jokowi-Prabowo, Presidium Alumni 212: Pemerintah Representasi Masyarakat

Mufti menjelaskan, kepercayaan PA 212 kepada Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu sebagai representasi pemerintah yang ditunjukkan dalam bentuk silaturahim juga merupakan langkah kongkret dari ajakan menghormati putusan MK, di mana orientasi ke depan ialah membangun bangsa dan negara yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

"Sikap negarawan Menhan yang menerima kunjungan PA 212 adalah contoh tindaklanjut agenda rekonsiliasi politik Jokowi di level pendukung Prabowo, yang diharapkan menjadi rintisan gerakan di level lembaga dan kementerian lain," tuturnya.

Dirinya menilai, dengan pengalamannya, Menhan memiliki kepekaan dalam menjaga kohesi dan harmoni sosial, mengusulkan jalan politik dialog dan persuasi yang patut diapresiasi.

Silaturahmi Menhan

Baca juga: Halalbihalal dengan PA 212, Menhan: Marilah Rajut Kembali Kesatuan Pasca-Pemilu

Dia pun meyakini jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal sangat terbantu dalam menjalankan program pembangunan tahap kedua yang berorientasi pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Sebab, Kementerian Pertahanan telah membangun rintisan program bela negara yang memperkuat basis ideologi, integritas, kecintaan pada nilai luhur bangsa dan Tanah Air," ujarnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini