nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bamus DPR Segera Bahas Surat Pertimbangan Amnesti Baiq Nuril dari Presiden

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Selasa 16 Juli 2019 13:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 16 337 2079552 bamus-dpr-akan-bahas-surat-pertimbangan-amnesti-baiq-nuril-dari-presiden-jokowi-bTloEJSI3O.jpg Rapat paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan. (Foto: Harits Tryan Akhmad/Okezone)

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengatakan pihaknya sudah menerima dua surat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satunya terkait pertimbangan amnesti kepada terpidana kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Baiq Nuril Maknun.

Hal itu dikatakan Agus Hermanto saat memimpin Rapat Paripurna XXII di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (16/7/2019).

"Kami telah menerima dua surat pertama dari presiden RI tanggal 15 Juli 2019 dalam hal permintaan pertimbangan," ujar Agus Hermanto dalam rapat.

Baca juga: Surat Pertimbangan Amnesti Presiden Jokowi untuk Baiq Nuril Diparipurnakan DPR Esok Hari 

Ia menyatakan surat itu langsung ditindaklanjuti dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI guna dibahas lebih lanjut.

"Untuk selanjutnya sesuai dengan tata tertib akan dibahas lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku," kata Agus Hermanto.

Baiq Nuril Maknun bersama sejumlah tokoh. (Foto: Okezone)

Saat sidang berlangsung, politikus PDIP Rieke Diah Pitaloka mengajukan interupsi. Ia bertanya apakah surat tersebut mengenai pemberian amnesti kepada Baiq Nuril.

"Interupsi pimpinan. Pimpinan, tadi kami kurang jelas, ada surat masuk dari Presiden untuk meminta pertimbangan. Kami mohon penjelasan. Surat pertimbangan dari Presiden itu terkait pemberian amnesti Baiq Nuril?" tanya Rieke.

"Jika iya, kami mohon dalam rapat Bamus, kita dapat berjuang bersama untuk memperjuangkan pemberian amnesti untuk Baiq Nuril," tambah Rieke.

Baca juga: Ketua DPR Targetkan Pemberian Pertimbangan Amnesti Baiq Nuril Akan Rampung Sepekan 

Agus Hermanto pun menjawab pertanyaan yang diajukan Rieke. Ia menuturkan, setelah rapat paripurna pimpinan, DPR bakal menggelar rapat Bamus untuk membahas pertimbangan amnesti Baiq Nuril.

"Terima kasih Ibu Rieke. Memang betul yang sudah saya baca permintaan pertimbangan di sini memang belum ditulis, karena memang konsepnya belum ditulis. Tapi yang benar adalah untuk Baiq Nuril, dan nanti siang ada rapat Bamus, nanti juga akan dibahas di rapat Bamus," tutur Agus Hermanto.

(han)

Berita Terkait

DPR 2014-2019

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini