nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PPP Sodorkan 15 Nama untuk Jadi Menteri Jokowi

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 16 Juli 2019 11:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 16 337 2079509 ppp-sodorkan-15-nama-untuk-jadi-menteri-jokowi-Y9fzNTfyRC.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyodorkan 15 nama untuk dijadikan menteri di Kabinet Kerja jilid II. Namun, keputusan tersebut diserahkan sepenuhnya kepada Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi).

Wasekjen PPP, Indra Hakim Hasibuan, mengatakan pada dasarkanya pihaknya mempunyai banyak stok kader yang mumpuni untuk membantu kinerja Jokowi mencapai target pembangunan nasional, baik dari sektor ekonomi maupun sektor lainnya.

"Pak Suharso Monoarfa (Ketum PPP) adalah salah satu dari yang ada (untuk diajukan jadi menteri)," ucap Indra saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (16/5/2019).

Jokowi di Pidato Visi Indonesia

Kepada Okezone, Indra kemudian memberikan list nama kader PPP yang diajukan jadi menteri. Mereka antara lain, Arsul Sani, Mardiono, Syaifullah Tamliha, Rudin Arifin, Arwani Thomafi, Achmad Baidowi, Irgan Chairul Mahfidz, Chozin Chumaidy, Achmad Farial.

Kemudian, PPP juga menyodorkan kader perempuannya untuk masuk dalam kabinet, antara lain, Reni Marlinawati, Ermalena, Lena Maryana Mukti, Wardatul Asyriah, dan Fernita Darwis.

"Intinya PPP akan memberikan kader-kader terbaiknya dan untuk seleksinya kita serahkan kepada Pak Jokowi," terang Indra.

Baca Juga: PPP Diminta Jokowi Ajukan Nama Menteri

Presiden Terpilih Jokowi mengaku membutuhkan figur menteri yang berani untuk menjalankan reformasi birokrasi. Hal tersebut ia katakan saat pidato bertajuk "Visi Indonesia."

Indra menuturkan, menteri memang harus berani mengambil keputusan atau kebijakan di dalam mengahadapi perkembangan global yang hampir setiap detik terus berevolusi.

"Ini adalah tantang bagi Indonesia jika kita lamban mengikuti perkembangan global, maka kita Indonesia Akan terseok-seok dalam persaingan global baik dari sektor ekonomi atau yang lain," tuturnya.

Diwartakan sebelumnya, Sekjen PPP Asrul Sani menyebut Presiden Jokowi menantang partai berlambang kakbah untuk mengajukan nama yang diusulkan menjadi menteri di Kabinet Kerja jilid II.

Menurutnya, selama ini memang PPP belum pernah secara resmi menyampaikan nama-nama kadernya yang diusulkan menjadi menteri Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Pak Jokowi malah secara terbuka mempersilakan, kesannya agak menantang PPP kenapa kok belum mengajukan jumlah nama portofolio di kabinet, kok kalah sama PKB dan Nasdem. Kami malah dipersilakan kalau mau meminta berapa gitu dipersilakan atau untuk menyampaikannya juga kepada publik," kata Asrul di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa 9 Juli 2019.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini