1.963 Desa Terdampak Kekeringan Musim Kemarau 2019

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 15 Juli 2019 18:09 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 15 337 2079215 1-963-desa-terdampak-kekeringan-musim-kemarau-2019-TP2eg9PH4F.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo menyatakan, sebanyak 1.963 desa di 556 kecamatan, dan 79 kabupaten telah terdampak kekeringan lantaran tengah memasuki puncak kemarau hingga September 2019.

"Itu berada di pulau Jawa, Bali, NTB dan NTT," kata Doni di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (15/7/2019).

Doni menerangkan pihaknya telah mendapatkan beberapa permohonan dari para kepala daerah untuk melakukan hujan buatan. Presiden Jokowi pun telah meminta BNPB untuk menyiapkan hal tersebut.

"Dan tadi sesuai dengan arahan Bapak Presiden, BNPB untuk menyiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan bantuan hujan buatan," tuturnya.

Ilustrasi

Baca Juga: 3.517 Hektare Hutan dan Lahan di Riau Terbakar

Doni menambahkan, saat ini pihaknya akan bekerjasama dengan BMKG, BPPT, dan TNI-Polri untuk menyiapkan langkah modifikasi cuaca tersebut. "Ini juga tergantung dari keadaan awan sehingga apabila awannya masih tersedia sangat mungkin hujan buatan masih bisa dilakukan," paparnya.

Doni menambahkan, BNPB juga mendorong pemerintah agar menyiapkan bibit-bibit pohon guna menampung air sebagai solusi jangka menengah. Pohon yang diketahui mampu menampung air dari akarnya yakni pohon Sukun dan Aren.

"Dari beberapa pengalaman yang ada, jenis pohon tertentu itu memiliki kemampuan menyimpan air, antara lain adalah sukun. Jadi kalau tiap desa punya sukun yang cukup banyak sangat mungkin akar sukun itu bisa mengikat air sehingga ketika musim kemarau panjang sumber air di desa itu masih bisa terjaga, termasuk juga pohon aren," kata dia.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini