Share

Menteri Milenial Jokowi Dinilai Harus Punya Rekam Jejak Kepemimpinan Bagus

Erha Aprili Ramadhoni, Okezone · Senin 15 Juli 2019 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 15 337 2079019 menteri-milenial-jokowi-dinilai-harus-punya-rekam-jejak-kepemimpinan-bagus-UWcBRLpxqe.jpg Jokowi-Ma'ruf Amin bersama ketum parpol koalisi. (Foto : Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA – Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) dinilai memiliki pertimbangan matang dengan mengisyaratkan memilih sosok dari milenial untuk duduk di kursi kabinet mendatang.

Menurut Ketua Umum PP Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), Ali Masykur Musa,  sosok milenial yang akan dipilih Jokowi untuk masuk dalam jajaran menterinya harus memiliki rekam jejak kepemimpinan yang bagus. Selain itu, sosok milenial tersebut juga harus memiliki kecakapan pandangan politik.

“Jokowi pasti sudah menghitung. Akan dilihat kalau memang milenial itu pasti punya track record leadership bagus dan pandangan ekopolitiknya sudah tinggi,” ujar Ali Masykur Musa saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Senin (15/7/2019).

Dengan kriteria seperti itu, menurut Ali, nantinya menteri milenial itu tak akan kesulitan untuk diajak bergerak cepat dalam menjalankan kebijakan pemerintahan. “Bukan sekadar milenial yang tidak tahu masalah,” katanya.

Ketum PP ISNU Ali Masykur Musa (erha)

Meski begitu, kata Ali, bukan berarti calon menteri dari usia yang sudah tidak muda lagi tidak dapat bergerak cepat mengikuti pola kerja presiden. “Sebaliknya kaum profesional yang sudah cukup umur bukan berarti tidak gesit melakukan eksekusi-eksekusi yang diminta Jokowi,” ucapnya.

Menurut Ali, dengan komposisi menteri yang diperkirakan diisi dari representasi parpol, profesional, atau kalangan muda, Jokowi tengah mempersiapkan kaderisasi untuk masa depan bangsa. “Itu di-blend Jokowi untuk mempersiapkan kaderisasi bangsa ke depan, khususnya 2024,” tuturnya.


Baca Juga : Kabinet Kerja II Dinilai Harus Diisi Orang yang Bisa Jalankan Instruksi Jokowi

Sebagaimana diketahui, Jokowi dalam beberapa kesempatan mengaku akan merekrut menteri dari kalangan milenial sebab pergerakan dunia kini semakin dinamis. Karena itu, dibutuhkan anak-anak muda yang cekatan dan energik dalam mengesekusi program kerja sebagaimana cita-cita Presiden.


Baca Juga : Soal Bagi-Bagi Kursi Menteri, PDIP: Masih Terlalu Pagi

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini