Share

Soal Bagi-Bagi Kursi Menteri, PDIP: Masih Terlalu Pagi

Muhamad Rizky, Okezone · Senin 15 Juli 2019 07:28 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 15 337 2078861 soal-bagi-bagi-kursi-menteri-pdip-masih-terlalu-pagi-YWWARSVngm.jpg Foto Istimewa

JAKARTA - Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan PDIP Eva Kusuma Sundari memastikan pertemuan antara Jokowi dan Prabowo tidak memiliki embel-embel apapun, termasuk soal bagi-bagi kursi jatah menteri. Menurutnya pertemuan tersebut sebatas silaturahmi untuk memberikan pesan kepada rakyat.

"Itu pertemuan dua pemimpin yang belum pada level bagi-bagi kursi, lebih kepada islah atau silaturahmi dan karena pemimpin maka kalkulasinya untuk menjadi pesan kepada para pengikutnya," kata Eva kepada Okezone, Senin (15/7/2019).

Baca juga: Pasca 'Rekonsiliasi MRT', Golkar Ikhlas Jika Gerindra Gabung Koalisi Jokowi

Jokowi-Prabowo

Eva mengatakan, pertemuan itu bukan pertemuan politik praktis melainkan pertemuan politik etis yang menunjukkan dua tokoh bangsa yang membangun hal positif bagi masyarakat.

"Yang penting bahwa Pak Jokowi mengajak kita semua kerja dan Pak Prabowo selain mengakui dan memberi selamat juga disertai kesediaan membantu nah ini belum definitif masih nunggu pembicaraan selanjutnya jadi terlalu pagi kalau berspekulasi soal kursi," ungkapnya.

Baca juga: Menteri Muda Harus Punya Terobosan dan Mampu Lawan Budaya 'Asal Bapak Senang'

Untuk itu, Eva meminta agar menunggu keputusan Jokowi terkait kursi tersebut. Menurutnya hingga saat ini Jokowi belum memutuskan seperti apa kalkulasi menteri di kabinetnya ke depan.

"Ini bukan isu PDIP lebih kepada Pak Jokowi, jadi Pak Jokowi belum ajak partai untuk bicara tentang portofolio, komposisi dan seterusnya, jadi tunggu saja nanti kita respon kalau sudah konkret," tukasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini