nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Pelajari Keberhasilan Brazil soal Pemindahan Ibu Kota

Fahreza Rizky, Jurnalis · Sabtu 13 Juli 2019 03:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 13 337 2078292 indonesia-pelajari-keberhasilan-brazil-soal-pemindahan-ibu-kota-FuOqLXPImA.jpg Anggota Komisi XI DPR RI Misbakhun (foto: ist)

JAKARTA - Indonesia yang diwakili oleh delegasi Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR mempelajari kesuksesan pemindahan ibu kota dari Brazil. Pada 1960, negeri terbesar di Amerika Selatan itu secara resmi memindahkan ibu kota pemerintahannya dari Rio de Janeiro ke Brasilia.

Hal tersebut dikatakan Anggota Komisi XI DPR, M Misbakhun, yang memimpin delegasi GKSB saat menemui anggota parlemen Brazil Eduardo Bolsonaro. Kunjungan ini juga untuk memperat hubungan antar parlemen kedua negara.

Baca Juga: Moeldoko Ingin Pangkalan Militer Ikut Pindah ke Ibu Kota Baru 

"Pemindahan ibu kota Brazil ke Brasilia tergolong sukses. Kami bisa belajar apa saja insentif yang diberikan pemerintah Brazil kepada pihak terkait untuk membantu kelancaran pemindahan ibu kota negara," ucap Misbakhun dalam siaran persnya, Jumat (12/7/2019).

Misbakhun mengatakan, Eduardo juga memuji Indonesia dalam konteks pemberantasan narkoba. "Beliau sangat menghargai kebijakan pemerintah Indonesia di bidang pemberantasan narkoba," kata legislator Partai Golkar itu.

Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat meluncurkan Group Kerja Sama Bilateral Parlemen Brazil - Indonesia. Misbakhun selaku pimpinan delegasi mengharapkan peresmian GKSB Parlemen Brazil - Indonesia akan mendorong kerja sama bilateral kedua negara di berbagai bidang.

"Kami berharap parlemen kedua negara akan dapat membantu kelancaran setiap kerja sama bilateral di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan," tuturnya.

Selain Eduardo, pertemuan ini didampingi sejumlah wakil rakyat yang tergabung dalam GKSB Parlemen Brazil-Indonesia. Antara lain, Ketua GKSB Parlemen Brazil-Indonesia Loester Trutis, Daniel Silveira dan Luiz Lima dari Partai Sosial Liberal (PSL), serta Evair Vieira de Melo dari Partai Progresif.

Baca Juga: Persiapan Pembangunan Ibu Kota Baru Dimulai 2020


(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini