nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dear Jamaah Haji, Jika Lupa soal Rukun Haji Langsung Tanya ke Petugas!

Fahreza Rizky, Jurnalis · Sabtu 13 Juli 2019 11:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 12 337 2078237 dear-jamaah-haji-jika-lupa-soal-rukun-haji-langsung-tanya-ke-petugas-FrXjhph0nh.jpg Foto: Antara

JAKARTA - Musim haji tahun 2019 atau 1440 Hijriah sudah dimulai. Jamah haji asal Indonesia berangsur-angsur mulai diterbangkan ke Tanah Suci. Salah satu persoalan yang jadi sorotan adalah perihal terlaksananya rukun haji selama proses peribadatan berlangsung.

Dalam ibadah haji terdapat enam rukun haji yang mesti dilakukan sesuai urutannya. Mulai dari ihram, wukuf, tawaf ifadah, sa'i, tahallul dan tertib. Apabila salah satu rukun tidak terlaksana, maka hajinya tidak sah. Untuk itu calon jamaah haji (CJH) harus memahami betul rukun haji ini.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama (Kemenag), Muhajirin Yanis, mengatakan pihaknya terus melakukan bimbingan kepada jamaah supaya dapat memahami rukun dan wajib haji dengan baik. Jamaah juga sudah melaksanakan manasik haji, yakni peragaan pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan rukun-rukunnya.

Lipsus Haji

"Saya kira syarat rukun haji jamaah tahu semua. Kemudian dia sudah dibimbing selama manasik. Jadi jamaah juga didampingi oleh pembimbing ibadahnya masing-masing," kata Muhajirin saat berbincang dengan Okezone, beberapa waktu lalu.

Tidak hanya itu, kata Muhajirin, jamaah haji asal Tanah Air juga akan didampingi konsultan bimbingan ibadah sesampainya di Tanah Suci. Karenanya, jamaah diminta untuk tidak khawatir apabila belum terlalu memahami alur ibadah tersebut. Petugas akan selalu bersiaga mendampingi dan membimbing para jamaah.

"Termasuk di Saudi juga ada konsultan ibadah yang dipersiapkan. Jamaah kita tidak semuanya muda, banyak yang lanjut usia (lansia), tentu dari sisi daya ingat mungkin sudah berkuang. Jadi di situlah peran pembimbing," tutur dia.

Muhajirin meyakini ratusan ribu jamaah haji asal Indonesia bisa melaksanakan rukun haji dengan baik. Dengan begitu, mereka dapat menjadi haji yang mabrur. Petugas pendamping serta pembimbing ibadah selalu tersedia untuk melayani para tamu Allah.

"Insya Allah dari sisi pelakasnaan rukun dan wajib haji tidak akan tertinggal karena didampingi pembimbing," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Subhan Cholid, mengatakan petugas bimbingan haji jumlahnya ditambahkan pada musim haji tahun ini. Sebab kebutuhan pembimbing atas meningkatnya jumlah jamaah harus disesuaikan.

"Untuk petugas bimbingan ibadah ada tambahan cukup banyak karena memang kebutuhan kan untuk itu cukup besar. Jadi selai di Makkah, ada konsultan ibadah dan petugas ibadah. Di sektor pun ada petugas konsultan dan petugas ibadah," ucap Subhan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini