nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketimbang Jadi Menteri, Ahok Pilih Kerja Cari Duit

Angkasa Yudhistira, Jurnalis · Kamis 11 Juli 2019 16:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 11 337 2077648 ketimbang-jadi-menteri-ahok-pilih-kerja-cari-duit-2EDt8otOU9.jpg Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Dok. Okezone)

JAKARTA - Nama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kerap diisukan bakal menjadi salah satu menteri di Kabinet Kerja Jilid II Joko Widodo alias Jokowi.

Soal kabar tersebut, Ima Mahdiah selaku salah satu Staf Ahok mengatakan bosnya tidak pernah membahas soal kursi menteri dengan dirinya juga staf lainnya.

"Enggak pernah bahas menteri. Bahasnya yang lain, soal kerjaan. Lagi mau cari duit kan Bapak (Ahok)," kelakar Ima sembari tertawa saat berbincang dengan Okezone, Kamis (11/7/2019).

Sekadar diketahui, saat ini Ahok telah resmi menjadi kader PDI Perjuangan yang merupakan partai pengusung pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019. Artinya, partai banteng moncong putih itu bisa dipastikan dapat jatah kursi menteri, dan Ahok sebagai kadernya tentu mempunyai peluang.

Ahok dan Ima Mahdiah

Baca Juga: Kala Ahok Di-Endorse Tukang Kerak Telor

Saat disinggung soal peluang itu, Ima yang juga kader partai besutan Megawati Soekarnoputri, mengaku hingga saat ini belum ada perbincangan soal Ahok bakal disodorkan menjadi salah satu menteri oleh PDI Perjuangan.

"Dari PDIP belum ada singgung-singgung juga, karena lagi pada sibuk Konferda Konfercab. Dan itu kan yang ngurus pusat ya, Bu Ketum sama DPP," kata Ima.

Sebagaimana diketahui, pada 30 April 2019, Ahok sempat membantah adanya tawaran kepadanya agar masuk kabinet pasangan Jokowi-Ma'ruf. "Enggaklah, mana gue jadi menteri," ujar Ahok singkat.

Beberapa pesan berantai yang tersiar di media sosial, salah satu kursi menteri yang ditawarkan untuk Ahok adalah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Namun di kabar yang lain, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga dikatakan bakal duduk sebagai Menteri Dalam Negeri. Tapi semua isu itu tidak dapat dipertangungjawabkan kebenarannya, sumbernya pun tidak jelas.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini