nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ombudsman Bakal Panggil Polri Terkait Kerusuhan 21-22 Mei

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 10 Juli 2019 19:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 10 337 2077235 ombudsman-bakal-panggil-polri-terkait-kerusuhan-21-22-mei-rV05Cxeq6E.jpg Ninik Rahayu (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) berencana memanggil pihak kepolisian terkait kerusuhan 21-22 Mei 2019 di sekitaran Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Ombudsman berencana meminta keterangan pihak kep‎olisian pada pekan depan.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Ombudsman, Ninik Rahayu, setelah pihaknya menerima hasil temuan berbentuk video dari Amnesty International Indonesia. Rekaman video tersebut diduga berisikan kekerasan oknum kepolisian saat terjadinya kerusuhan 21-22 Mei 2019.

"Jadi, sebetulnya hari ini, tapi hari ini ada acara perayaan hari Bhayangkara, mudah-mudahan bisa terjadi minggu depan," kata Ninik Rahayu di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2019).

Baca Juga: Amnesty International Serahkan Bukti Kerusuhan 21-22 Mei ke Ombudsman 

‎Menurut Ninik, Ombudsman perlu mengklarifikasi kepada pihak kepolisian terkait adanya dugaan keterlibatan oknum anggota Polri dalam kerusuhan 21-22 Mei. Ada empat hal yang akan dikonfirmasi Ombudsman kepada pihak kepolisian.

"Pertama, soal perencanaan, pengamanan, dan perlindungan masyarakat terkait persiapan demo 21-23 Mei. Lalu, bagaimana pelaksanannya," kata Ninik.

Aksi 22 Mei 

Kemudian, Ombudsman juga akan mengonfirmasi soal penegakan hukum dan perlindungan terhadap korban terutama anak-anak kepada pihak kepolisian. Pihaknya juga akan memberi ruang kepada pihak kepolisian untuk menyampaikan keterangan terkait kerusuhan tersebut kepada Ombudsman.

"Tetapi perlu saya sampaikan semua pihak kita dengarkan, ya kita beri ruang untuk menyampaikan kepada kami. Baik itu data-data yang disampaikan oleh sejumlah masyarakat sipil lembaga dari kepolisian juga sangat kooperatif memberikan data-data yang diperlukan dan itu yang kemudian menjadi bahan kita untuk mengolah," katanya.

Baca Juga: Amnesty Internasional Sambangi Polda Metro Jaya Bahas Kasus 21-22 Mei dan Novel Baswedan

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini