nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dirjen Imigrasi Sebut Negara Tidak Menghalangi Habib Rizieq Pulang

Antara, Jurnalis · Rabu 10 Juli 2019 14:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 10 337 2077058 dirjen-imigrasi-sebut-negara-tidak-menghalangi-habib-rizieq-pulang-HgdheAbvqr.jpg Dirjen Imigrasi Kemenkumham Ronny Sompie. (Foto : Dok Okezone)

JAKARTA – Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Ronny Sompie, mengatakan negara tidak menghalangi imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab untuk pulang ke Tanah Air.

“Dia saja yang tidak mau mau pulang. Negara tidak menghalangi dia untuk pulang, tidak ada penangkalan, menangkal warga negara sendiri untuk pulang itu tidak ada,” ujar Ronny di Bekasi, mengutip Antaranews, Rabu (10/7/2019).

Ronny mengatakan, dalam rangka proses hukum aturan mencegah warga negara sendiri untuk keluar dari Indonesia itu ada.

Namun, kata dia, dalam UU No 12 tahun 2006 tentang kewarganegaraan, tidak ada peraturan untuk menolak warga negara Indonesia (WNI) kembali ke Tanah Air.

“Imigrasi hanya membantu, kecuali memang ada pelanggaran keimigrasian misalnya paspor yang bersangkutan habis masa berlakunya,” tuturnya.

Habib Rizieq Shihab(Dok Okezone)

Ia mengatakan, apabila masa berlaku paspor habis, Habib Rizieq harus kembali ke Indonesia dan pihak imigrasi akan memberikan Surat Perjalanan Laksana Paspor melalui kedutaan besar perwakilan Indonesia di negara yang bersangkutan.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani tidak menyangkal bahwa salah satu syarat rekonsiliasi antara kubu Prabowo dan Jokowi adalah pemulangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab dan pembebasan para tokoh yang ditahan Kepolisian.

"Ya keseluruhan bukan hanya itu (pemulangan Rizieq) kan beberapa waktu lalu banyak ditahan-tahanin ratusan orang," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (9/7/2019).


Baca Juga : Terkait Pemulangan Habib Rizieq, PDIP: Tidak Ada Barter dalam Rekonsiliasi

Dia menilai, dengan langkah pemulangan Rizieq dan pembebasan para tokoh, diharapkan ketegangan di tengah masyarakat menjadi mengendor sehingga gesekan tidak ada lagi.

Muzani mengatakan tidak ada syarat lain yang diajukan pihaknya kepada Jokowi, selain pemulangan Rizieq dan pembebasan sejumlah orang yang ditahan karena perbedaan pandangan politik di Pemilu 2019.

Baca Juga : Singgung Habib Rizieq, PA 212 "Semprot" Moeldoko Jangan Asal Komentar

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini