nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyebar Hoaks "Istana Perbolehkan Paham PKI" Ditangkap

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Rabu 10 Juli 2019 13:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 10 337 2077027 penyebar-hoaks-istana-perbolehkan-paham-pki-ditangkap-pdBx84p21H.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap penyebar hoaks soal "Istana perbolehkan paham PKI di Indonesia". Dalam hal ini, polisi menangkap seorang tersangka berinisial LES (55).

"Tersangka adalah pemilik Akun Whatsapp Lutfhie Eddy dan pemilik akun Facebook atas nama Lutfhie Eddy," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada Okezone, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Dedi menjelaskan, tersangka telah menyebarluaskan konten hoaks tersebut melalui media sosial grup Whatsapp bernama Joglo Semar Gugat. Selain itu, pelaku juga menyebar informasi palsu itu ke Facebooknya.

 Hoax Istana

"Dia memposting di akun Facebook miliknya atas nama Lutfhie Eddy dengan Caption: DOKTER INI SALAH APA??? #poliTIKUS & #penDUNGU PENDUKUNG JOKOPET SUDAH HILANG AKAL SEHAT! Dan #INAelectionObserverSOS #MATINYA demokrasi #MEMALUKAN!!!!," ujar Dedi.

Menurut Dedi, tujuan tersangka memposting konten gambar di Facebook miliknya dan video ke Whatsapp grup adalah sebagai bentuk dukungan politik terhadap salah satu pasangan paslon presiden.

"Barang bukti yang diamankan oleh Kepolisian antara lain 1 (satu) buah Handphone merk samsung S9 warna dan 1 buah Sim card," ucap Dedi.

Atas perbuatannya itu, tersangka dikenai Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) tentang Undang-Undang No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 dan/atau Pasal 14 Ayat (2) Undang-Undang No 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dan/atau Pasal 207 KUHP. Dengan ancaman hukuman pidana 6 Tahun Penjara dengan denda paling banyak Rp1 miliar.

 hoax

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini