Diperiksa KPK, Eks Menteri BUMN Dicecar soal Sjamsul Nursalim di Kasus BLBI

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 10 Juli 2019 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 10 337 2077007 diperiksa-kpk-eks-menteri-bumn-dicecar-soal-sjamsul-nursalim-di-kasus-blbi-k6wjltyfw5.jpg Mantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Laksamana Sukardi dan bekas Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Glenn Muhammad Surta Yusuf, pada siang hari ini.

Keduanya diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) untuk tersangka pemegang saham pengendali Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI), Sjamsul Nursalim.

 Mantan Kepala BPPN Glen Muhammad

Usai diperiksa, Laksamana Sukardi irit komentar. Dia enggan membeberkan materi pemeriksaannya pada hari ini. Sukardi mengaku hanya dikonfirmasi soal penyidikan tersangka Sjamsul Nursalim selama sekira satu jam.

"Ya kalian sudah tahu ya, soal Sjamsul Nursalim. Enggak, enggak banyak, hanya konfirmasi beberapa. Sebentar, kurang dari sejam," kata Sukardi di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2019).

Baca Juga: Usut Kasus BLBI, KPK Panggil Mantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi 

Sementara Glenn, sama sekali tidak memberikan komentar terkait pemeriksaannya hari ini. Mantan Kepala BPPN tersebut bergeming dan berjalan cepat untuk segera meninggalkan gedung KPK usai diperiksa sebagai saksi.

 Sjamsul Nursalim

KPK memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi penerbitan SKL BLBI untuk tersangka Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim tetap berjalan. Meskipun sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) telah menerima upaya kasasi yang diajukan oleh mantan Kepala BPPN, Syafruddin Arsyad Temenggung yang pernah menjadi terdakwa dalam perkara ini.

KPK sendiri telah mengumumkan secara resmi penetapan tersangka terhadap Sjamsul Nursalim beserta istrinya, Itjih Nursalim sebagai tersangka. Keduanya dijerat terkait kasus dugaan korupsi penerbitan SKL BLBI.

Baca Juga: Perjalanan Syafruddin Temenggung di Kasus BLBI hingga Lolos dari Bui 

Sjamsul dan istrinya disebut melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama dengan mantan Kepala BPPN, Syafruddin Arsyad Tumenggung. Sjamsul dan istrinya diduga sebagai pihak yang diperkaya sebesar Rp4,58 triliun.

Atas perbuatannya, Sjamsul dan Itjih disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini