Terkait Pemulangan Habib Rizieq, PDIP: Tidak Ada Barter dalam Rekonsiliasi

Fadel Prayoga, Okezone · Rabu 10 Juli 2019 09:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 10 337 2076904 terkait-pemulangan-habib-rizieq-pdip-tidak-ada-barter-dalam-rekonsiliasi-FcYCeuUc7U.jpg Habib Rizieq Shihab. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA - Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan permasalahan hukum yang menimpa Habib Rizieq Shihab semestinya tidak diseret-seret ke dalam syarat rekonsiliasi antara Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto.

Menurut dia, rekonsiliasi yang benar itu didasarkan kesamaan kecintaan terhadap nilai-nilai dasar dan ideologi bangsa. "Bukan atas dasar barter konsesi," ujar Hendrawan ketika dikonfirmasi Okezone, Rabu (10/7/2019).

Baca juga: Syarat Rekonsiliasi dengan Memulangkan Habib Rizieq, Gerindra: Kita Kan Mau Guyub 

Pernyataan ini merespons pernyataan Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani yang menyatakan syarat rekonsolisiasi dari Prabowo kepada Jokowi adalah pemulangan Habib Rizieq ke Indonesia.

Habib Rizieq Shihab. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

Hendrawan menuturkan, Prabowo harus menunjukkan sikap kenegarawanannya dalam rencana rekonsiliasi nanti. Sebab di dalam kehidupan demokrasi, kata dia, setiap kontestan yang kalah dalam perhelatan politik harus bisa menerimanya.

"Rekonsiliasi substantif terjadi atas modalitas kenegarawanan dan pemaknaan yang benar terhadap demokrasi," kata Hendrawan.

Baca juga: Menhan: Pemulangan Habib Rizieq Masalah Politik, Perlu Negosiasi 

Sebagaimana diketahui, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengatakan dalam komunikasi politik harus menjauhkan dendam agar rekonsiliasi bisa dilakukan dengan baik.

"Rekonsiliasi tidak mungkin terjadi kalau kemudian suasana dan pikiran (dendam) itu juga terjadi. Suasana itu harus diredakan, harus dikendurkan, sehingga islah itu menjadi sesuatu yang kuat," kata Muzani, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa 9 Juli 2019.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini