nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tim Gabungan Kasus Novel Baswedan Periksa Jenderal Polisi Bintang Tiga

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 09 Juli 2019 20:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 09 337 2076805 tim-gabungan-kasus-novel-baswedan-periksa-jenderal-polisi-bintang-tiga-kcOjjmK0FR.JPG Novel Baswedan (foto: Okezone)

JAKARTA - Tim gabungan investigasi kasus dugaan penyiraman air keras penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan sempat melakukan pemeriksaan terhadap Jenderal Polisi bintang tiga aktif dalam proses invetigasi dan penyelidikannya.

Anggota tim gabungan, Hermawan Sulistyo menyatakan pemeriksaan itu merupakan bagian dari proses invetigasi yang berjalan selama enam bulan.

“Saya ketua tim investigasi kerusuhan Mei 1998, pada waktu itu memeriksa 15 jenderal. Pada kasus ini juga ada jenderal bintang tiga yang diperiksa,” kata Hermawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019).

 Baca juga: Polri: Ada Temuan Menarik pada Kasus Novel Baswedan

Tetapi, Hermawan enggan mengungkap sosok jenderal bintang tiga tersebut. Dia justru mengistilahkan bahwa sosok itu adalah seorang "Jenderal Kancil".

"Kalau jenderal sipil ada tidak, jenderal wartawan ada tidak, jenderal kancil sekalian," kelakar Hermawan seraya tawaan.

 Novel Baswedan

Menurut dia, pemeriksaan terhadap jenderal aktif ini berdasar pada temuan tim terdahulu yang juga mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Novel.

 Baca juga: Tim Gabungan Kasus Novel Baswedan Serahkan Laporan Penyelidikan ke Kapolri

“Berdasar penyelidikan yang dilakukan tim dahulu, ada dari Polri, Polda Metro, Ombudsman, Komnas HAM, kan ada laporannya,” tutur Hermawan.

Sementara itu, anggota tim gabungan investigasi, Nur Kholis memastikan telah menyerahkan laporan akhir invetigasi perkara tersebut kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

 

"Laporan sudah kami sampaikan kepada Kapolri dan beliau akan pelajari dalam waktu singkat," kata Nur Kholis dalam kesempatan yang sama.

Nantinya, subtansi laporan akhir tim gabungan bentukan Kapolri ini akan menyampaikan kepada publik pada pekan depan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini