nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PPP Diminta Jokowi Ajukan Nama Menteri

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 09 Juli 2019 19:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 09 337 2076765 ppp-diminta-jokowi-ajukan-nama-menteri-cICcMpniS9.jpg Sekjen PPP, Arsul Sani. (Foto : Fadel Prayoga/Okezone)

JAKARTA – Sekjen PPP Asrul Sani menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) menantang partai berlambang kakbah untuk mengajukan nama yang diusulkan menjadi menteri di Kabinet Kerja jilid II.

Menurutnya, selama ini memang PPP belum pernah secara resmi menyampaikan nama-nama kadernya yang diusulkan menjadi menteri Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Pak Jokowi malah secara terbuka mempersilakan, kesannya agak menantang PPP kenapa kok belum mengajukan jumlah nama portofolio di kabinet, kok kalah sama PKB dan Nasdem. Kami malah dipersilakan kalau mau meminta berapa gitu dipersilakan atau untuk menyampaikannya juga kepada publik," kata Asrul di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/7/2019) malam.

Asrul memastikan, pihaknya juga meminta jumlah kursi yang sama dengan PKB dan Nasdem. PKB diketahui meminta jatah 10 kursi, sedangkan Nasdem tergetkan 11 kursi menteri.

Pengurus PPP Temui Presiden Jokowi di Istana Bogor (foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone)

Asrul menerangkan, pengurus PPP juga belum siap untuk mengajukan nama dalam waktu dekat. Pasalnya, para pengurus partai ingin salat istakharah dulu sebelum mengusulkan ke Kepala Negara.

"Nah itu berapanya ya nanti kami istikharah dulu. Barusan kita salat asar di masjid belum keluar angkanya," tuturnya.

Ia menambahkan, PPP mempunya tradisi untuk bergantian bila menunjuk kader yang akan menjadi menteri di pemerintahan. Sehingga, hal itu menutup peluang Lukman Hakim Saifuddin untuk kembali menjabat Menteri Agama.


Baca Juga : Soal Parpol Baru Gabung Jokowi, PKB: Rumusnya yang Kerja Dapat Upah

Lukman Hakim Saifuddin juga diketahui tak terpilih menjadi anggota DPR pada Pemilu Serentak 2019.

"Tentu ya di antara kami yang ada di sini yang menjadi calon-calon menteri yang nanti segera oleh Pak Ketum akan diajukan ke Pak Jokowi. Kami juga masih nunggu Pak Ketum, jangan-jangan sudah ajukan nama," tuturnya.

Baca Juga : Amien Rais Bilang Jangan "Rabun Ayam", PAN: Kursi Kabinet Tidak Penting!

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini