nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fahri Hamzah Kecam Ritual 'Pecah Kendi' Garuda saat Pelepasan Jamaah Haji

Arief Setyadi , Jurnalis · Selasa 09 Juli 2019 11:36 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 09 337 2076473 fahri-hamzah-kecam-ritual-pecah-kendi-garuda-saat-pelepasan-jamaah-haji-ckfkeCobkh.jpg Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pelepasan keberangkatan jamaah haji 2019 diwarnai prosesi 'pecah kendi' oleh Manajemen Garuda Indonesia. Prosesi tersebut viral dan menuai kontroversi.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah pun mengecam prosesi 'pecah kendi' tersebut. Ia mengusulkan agar Garuda Indonesia sebaiknya fokus memperbaiki layanan kepada jamaah. Sebab, tahun ini pemerintah dan DPR menjanjikan perbaikan layanan.

"Memang tidak ada yang lain kecuali perbaikan pelayanan. Itu saja. Garuda selayaknya fokus pada dukungan pada ritual yang diatur dalam syariat agama. Jangan menambah yang enggak-enggak. Apalagi ditambah dengan prosesi 'Pecah Kendi' segala. Saya tidak tahu apa ada 'ritual khusus' sebelumnya," ujarnya, Selasa (9/7/2019).

Baca Juga: Seorang Jamaah Haji Indonesia Meninggal di Dalam Pesawat

Ritual pecah kendi Garuda

Namun, kalau sampai ada ritual yang menyinggung sisi sensitifitas umat Islam, sambung Fahri, hal tersebut bisa menimbulkan masalah baru. Ibadah haji adalah ritual pemurnian akidah dan “pecah kendi” dianggap sebagai melanggar akidah ahlus sunah wal jamaah.

"Saya kira tidak perlu Garuda 'bermanuver' di luar kebiasaan dan di luar batas normal tersebut," katanya.

Fahri menambahkan, Garuda Indonesia cukup melayani jamaah haji Indonesia, perhatikan seluruh keperluannya sejak sebelum berangkat hingga mendarat. Layani dengan baik, niatkan sebagai bentuk pelayanan dan ibadah.

"Semoga dengan demikian, jamaah bisa mendapatkan kepuasan, mendoakan yang terbaik bagi Garuda, mereka doakan agar Garuda keluar dari masalah yang membelit dan Garuda tetap menjadi maskapai kebanggaan bangsa ini," tuturnya.

Baca Juga: 370 Petugas Haji Daker Makkah Segera Diberangkatkan

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini