nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kivlan Zen Laporkan Kadiv Humas Polri ke Propam

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 09 Juli 2019 10:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 09 337 2076450 kivlan-zen-laporkan-kadiv-humas-polri-ke-propam-U3PZcKS5gY.jpg Kivlan Zen Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Dugaan Makar (foto: Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA - Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal dilaporkan ke pihak Propam oleh kubu tersangka percobaan pembunuhan 4 tokoh nasional, Kivlan Zen. Laporan itu dilakukan lantaran Iqbal dituding telah menyebarkan berita bohong atau hoaks.

Menurut Pengacara Kivlan, Tonin Tachta Singarimbun, pihaknya juga melaporkan Wadir Krimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary dan Kompol Pratomo Widodo

Baca Juga: Kuasa Hukum Kivlan Zen Bakal Laporkan Hakim PN Jaksel ke KY 

Kadiv Humas Mabes Polri M Iqbal (foto: Okezone)

Tonin menjelaskan, pelaporan itu berkaitan dengan penyampaian konferensi pers di Kemenko Polhukam beberapa waktu lalu.

"Adapun pelaporan benar berdasarkan kuasa pak Kivlan untuk melaporkan hoaks yang diberitakan Iqbal dan AKBP Ade Ary pada 11 Juni 2019 di Kemenkopolhukam," kata Tonin saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Tonin menuturkan, berita hoaks yang disampaikan oleh Iqbal itu terkait persoalan kasus dugaan kepemilikan senjata api Kivlan Zen yang digunakan untuk melakukan rencana pembunuhan tokoh nasional.

Padahal, Tonin mengklaim kliennya itu tidak terlibat sama sekali dengan kasus tersebut.

"Iqbal beberapa kali juga menyebarkan berita senjata yang dikaitkan dengan senjata padahal Kivlan Zen tidak terkait dengan itu," ujar Tonin.

Baca Juga: Kuasa Hukum Kivlan Zen Keberatan Sidang Praperadilan Ditunda hingga 22 Juli 2019 

Sekadar diketahui, Kivlan Zen disebut-sebut menerima uang Rp150 juta dari Politikus PPP Habil Marati. Kemudian, setelah diterima uang itu langsung diserahkan kepada tersangka kasus pembunuhan empat tokoh, Iwan Kurniawan alias Helmi Kurniawan (HK) untuk membeli senjata laras panjang dan pendek.

Senjata itu disinyalir akan digunakan untuk melancarkan aksi pembuhan terhadap empat tokoh nasional tersebut. Namun, hal itu dibantah oleh pihak Kivlan Zen dan Habil.

Diduga Makar, Kivlan Zein Diperiksa Bareskrim Polri

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini