Baiq Nuril Teteskan Air Mata Berharap Keadilan Usai Bertemu Menkumham

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 08 Juli 2019 18:17 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 08 337 2076194 baiq-nuril-teteskan-air-mata-berharap-keadilan-usai-bertemu-menkumham-Od8flnpptw.jpg Baiq Nuril Usai Menemui Menkumham Yasonna Laoly di Kantor Kemenkumham, Jakarta (foto: Arie DS/Okezone)

JAKARTA - Baiq Nuril beserta rombongannya menyambangi kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) di ‎Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada sore ini. Kedatangan Baiq Nuril dan rombongan diketahui untuk membahas soal pengajuan amnesti terkait kasusnya.

Usai bertemu Menkumham, Yasonna Hamonganan Laoly, Baiq Nuril tak kuasa menahan harunya. Baiq sempat meneteskan air mata berharap adanya keadilan ter‎hadap dirinya.

Baca Juga: Menkumham Ngaku Diperintah Jokowi untuk Kaji Kasus Baiq Nuril 

"‎Saya ucapkan terima kasih. Sampai saat ini saya masih bisa berdiri di sini, saya ingin mencari keadilan. Saya tidak akan menyerah," ungkap Baiq sambil meneteskan air mata di kantor Kemenkumham, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan , Jakarta Selatan, Senin (8/7/2019).

Baiq Nuril Usai Temui Menkumham Yasonna Laoly di Kantor Kemenkumhan, Jakarta (foto: Arie DS/Okezone)	 

Baiq berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat mengabulkan pengajuan amnesti setelah Mahkamah Agung (MA) menolak Peninjauan Kembali (PK)nya‎. Dia meminta perlindungan terhadap Jokowi atas kasusnya.

‎"Harapannya saya ingin Pak Presiden mengabulkan permohonan amnesti saya dan saya rasa sebagai seorang anak ke mana lagi harus meminta selain berlindung pada Bapak Presiden," tuturnya.

Sekadar informasi, Baiq Nuril dan kuasa hukumnya berencana mengajukan permohonan amnesti setelah Peninjauan Kembali (PK)nya ditolak oleh Mahkamah Agung (MA).

Baca Juga: Temui Menkumham, Baiq Nuril Bahas Permohonan Amnesti 

Dalam hal ini, Hakim Mahkamah Agung (MA) memutuskan tetap menghukum Baiq Nuril dengan hukuman penjara selama 6 bulan dan denda Rp500 juta subsidair 3 bulan kurungan.‎

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri telan menyatakan akan memberikan ruang kepada Baiq Nuril untuk mengajukan upaya amnesti.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini