nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada! Gelombang Setinggi 6 Meter Berpotensi Melanda Perairan Indonesia hingga 11 Juli

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Senin 08 Juli 2019 13:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 08 337 2076019 waspada-gelombang-setinggi-6-meter-berpotensi-melanda-perairan-indonesia-hingga-11-juli-4OjLyMuOnT.jpg Gelombang tinggi di laut (Foto Ekho/ANTARA)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 6 meter yang berpeluang terjadi di sejumlah perairan Indonesia mulai dari 8 hingga 11 Juli 2019.

Informasi dari Bagian Hubungan Masyarakat Biro Hukum dan Organisasi BMKG, Senin (8/7/2019) menyebutkan, peningkatan gelombang tinggi terjadi disebabkan oleh pola sirkulasi angin di Samudra Hindia barat Nias.

“Pola angin di wilayah utara ekuator umumnya dari tenggara - barat daya dengan kecepatan 4-20 knot, sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari timur-selatan dengan kecepatan 4 - 25 knot,” lapor BMKG .

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Bengkulu-Enggano, perairan barat Lampung, Laut Jawa, perairan selatan Jawa, perairan selatan Kalimantan. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

 Cuaca

Nelayan di Jambi tak melaut karena gelombang tinggi (Abimayu/Okezone)

Dari hasil pantauan BMKG, sejumlah wilayah perairan di indonesia seperti Perairan Kepulauan Anambas, Laut Natuna, perairan Timur Kepulauan Bintan hingga Lingga, Selat Karimata, perairan Utara Kepulauan Bangka Belitung, Laut Jawa, perairan utara Jawa hingga Kepulauan Kangean.

Perairan selatan Kalimantan, perairan Kotabaru, Selat Makassar bagian selatan, perairan barat Kepulauan Selayar, Laut Bali dan Laut Sumbawa, perairan selatan Flores, Laut Sawu, Teluk Tolo, Perairan Kepulauan Wakatobi, perairan Manui–Kendari, Laut Banda, perairan selatan Kepulauan Banggai-Kepulauan Sula, perairan selatan Pulaua Buru–Ambon.

Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud, Laut Maluku dan Laut Seram, perairan Agats–Amamapere, perairan Fakfak–Kaimana, Perairan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Kai hingga Kepulauan Aru, serta Laut Arafuru berpeluang terjadi gelombang tinggi dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter.

Sementara beberapa wilayah lain di Indonesia juga berpotensi mengalami gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter.

Wilayah perairan tersebut antara lain perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Pulaua Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu hingga barat Lampung, Samudera Hindia barat Sumatera, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa hingga Sumbawa, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, perairan Selatan Pulau Sumba, perairan Pulau Sawu hingga Pulau Rotte–Kupang, dan juga Samudera Hindia selatan Jawa Tengah–NTT.

BMKG juga memprakirakan wilayah perairan Indonesia lain yaitu Samudera Hindia selatan Jawa Barat berpotensi mengalami gelombang yang lebih tinggi dengan kisaran antara 4 hingga 6 meter.

“Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran,” sebut BMKG.

BMKG mengimbau kepada masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di pesisir terutama nelayan yang menggunakan moda tranportasi perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 12 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m) agar selalu waspada.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini