nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Panggil Adik Gamawan Fauzi Terkait Korupsi Proyek E-KTP

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 08 Juli 2019 10:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 08 337 2075944 kpk-panggil-adik-gamawan-fauzi-terkait-korupsi-proyek-e-ktp-o7sl8hJ2LE.JPG Juru Bicara KPK, Febri Diansyah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengagendakan pemeriksaan terhadap adik mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, Azmin Aulia, Senin (8/7/2019).

Azmin Aulia dipanggil dalam kapasitasnya sebagai Direktur PT Gajendra Adhi Sakti. Dia akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan paket penerapan e-KTP untuk tersangka Markus Nari (MN).

"Yang bersangkutan akan diperiksa ‎sebagai saksi untuk tersangka MN," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Azmin Aulia dipanggil ulang pada hari ini setelah sebelumnya absen alias tida‎k hadir pada panggilan pemeriksaan pada Senin, 1 Juli 2019. Selain Azmin, KPK juga memanggil satu saksi lainnya yakni, Asisten Manager Keuangan dan Akuntansi PT Sandipala Arthaputra, Fajri Agus Setiawan. Dia juga akan diperiksa untuk tersangka Markus Nari.

KPK sendiri sedang mengembangkan kasus dugaan korupsi yang merugikan negara triliunan rupiah ini. KPK sudah mengantongi nama tersangka baru dalam perkara ini.

Ilustrasi Korupsi

Sebelumnya, Ketua KPK, Agus Rahardjo menyebut bahwa ada lebih dari dua orang tersangka terkait kasus dugaan korupsi e-KTP. Tersangka baru tersebut disinyalir berasal dari kalangan pengusaha serta anggota DPR.Belum diketahui siapa tersangka baru dalam kasus ini.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP. Delapan orang tersebut yakni, Irman, Sugiharto, Anang Sugiana Sudihardjo, Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, Andi Narogong, Made Oka Masagung, dan Markus Nari.

Saat ini, tinggal Markus Nari yang masih dalam proses penyidikan KPK. Sementara tujuh orang lainnya sudah divonis bersalah korupsi proyek e-KTP secara bersama-sama dengan pidana masing-masing yang berbeda.

(put)

Berita Terkait

Sidang Korupsi e-KTP

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini