nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebelum Sutopo Meninggal, sang Ayah Sempat Lupa Al Fatihah

Bramantyo, Jurnalis · Minggu 07 Juli 2019 18:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 07 337 2075758 sebelum-sutopo-meninggal-sang-ayah-sempat-lupa-al-fatihah-jMw4cDGqqm.jpg Suharsono Harsosaputro, ayah kandung Sutopo punya firasat sebelum putranya wafat (Foto: Okezone)

BOYOLALI - Keluarga besar Sutopo Purwo Nugroho mengaku tidak ada firasat sama sekali terkait kepergian Sutopo yang sedang menjalani pengobatan kanker paru yang dideritanya di salah satu rumah sakit di Guangzhou China.

Ahmad Jatmiko, selaku adik ipar Sutopo, menyampaikan sang kakak terakhir kali pulang ke Boyolali sekitar 3 bulan yang lalu. Bersamaan dengan adanya acara kantor di Yogyakarta.

"Terakhir pulang ya tiga bulan lalu, saat dinas di Yogyakarta," kata Jatmiko di rumah duka, Minggu (7/7/2019).

Selanjutnya, Sutopo belum pulang lagi ke kampung halaman karena menjalani pengobatan di China sejak satu bulan lalu. Sutopo hanya ditemani oleh istrinya Retno Utami Yulianingsih di negeri tirai bambu itu. "Dua anaknya kan sekolah di Jakarta," imbuhnya.

Kata Jatmiko, justru ayah kandungnya bernama Suharsono Harsosaputro yang mendapatkan firasat sebelum menerima kabar putra sulungnya meninggal dunia.

Sutopo Purwo Nugroho

Baca Juga: Jenazah Sutopo Diterbangkan dari China ke Indonesia Sore Ini

Saat itu sang ayah sedang menjalankan salat malam. Namun, ada hal berbeda yang dirasakan dan membuat perasaan hatinya tidak menentu.

Ketika itu Suharsono merasa kesulitan untuk membaca surah Al Fatihah yang biasanya lancar diucapkan dalam kesehariannya. Namun saat itu serasa dirinya tidak bisa mengingatnya sama sekali.

"Bapak sempat bilang, 'ini ada apa ya kok aku jadi enggak apal Al Fatihah'," papar Jatmiko mengulang perkataan Suharsono.

Hingga akhirnya, dini hari itu datang kabar dari China yang memberitahukan bahwa sosok yang sederhana dan berdedikasi tinggi itu telah berpulang ke Rahmatullah. Berita duka membuat kaget kedua orang tua dan sanak saudara Sutopo.

"Ya hujan tangislah, namun semua balik lagi, harus ikhlas menerima ketetapan Yang Kuasa," tuturnya.

Baca Juga: Cita-Cita Mulia Sutopo yang Belum Terwujud, Membawa Orangtuanya Berhaji

Jatmiko justru terkenang saat pertama kali pihak keluarga mengetahui jika Sutopo terkena kanker paru stadium empat. Sebelumnya tidak merasakan gejala yang aneh. Hanya batuk biasa saja, namun lama kelamaan batuknya semakin parah hingga berniat memeriksakan dirinya ke dokter.

Begitu mendengar vonis tersebut, awalnya orang tua serta Sutopo merasa terpukul. Saat itu mereka merasa kaget dan tidak menyangka divonis penyakit tersebut. Sutopo, kata Jatmiko, sempat bertanya kenapa dirinya bisa terkena penyakit tersebut. Padahal tidak merokok dan selalu menerapkan hidup sehat.

"Pertama divonis kanker paru, beliau kaget pastinya. Almarhum sampaikan saat itu dirinya gak pernah merokok, enggak pernah neko-neko kok bisa kena. Malah tahunya justru sudah stadium lanjut," ujar Jatmiko.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini