nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jaksa Agung Tak Akan Biarkan 2 Jaksa Kena OTT KPK Melenggang Bebas

Antara, Jurnalis · Sabtu 06 Juli 2019 03:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 06 337 2075293 jaksa-agung-tak-akan-biarkan-2-jaksa-kena-ott-kpk-melenggang-bebas-1LMzGXPL0q.jpg Jaksa Agung, HM Prasetyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Jaksa Agung, Muhammad Prasetyo berjanji dua jaksa yang sedang diperiksa secara internal oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tidak akan dibiarkan melenggang bebas. Hal itu bila dalam prosesnya, keduanya terbukti bersalah.

"Kami periksa, kami dulukan pemeriksaan melalui instrumen pengawasan dulu, ya, bukan berarti kita biarkan mereka melenggang bebas, bukan," kata Prasetyo, melansir dari Antaranews, Jumat (5/7/2019).

Menurutnya, sanksi pengawasan tidak kalah berat dengan sanksi pidana. Dalam prosesnya, dirinya berjanji semua akan berjalan secara transparan agar publik dapat melihat bahwa yang bersalah akan tetap dihukum.

Semua pihak diminta tidak meragukan komitmen Kejaksaan Agung dalam memberantas korupsi. Ia mencontohkan sebelumnya seorang kepala kejaksaan tinggi dicopot dan diproses hukum.

Oknum Jaksa Terciduk KPK

"Jadi, sekali lagi saya minta kepada semua pihak jangan meragukan komitmen kejaksaan. Kami berusaha membenahi diri untuk memperbaiki dan menyempurnakan, untuk meningkatkan integritas kinerja dan pengabdian pada bangsa," tuturnya.

Untuk pemeriksaan internal terhadap mantan Kasubsi Penuntutan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Yadi Herdianto dan Kasi Kamnegtibum TPUL Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Yuniar Sinar Pamungkas, Prasetyo menyebut bahwa pihaknya masih menunggu laporan dari Kejati DKI Jakarta. Secara etik, dua jaksa tersebut telah melanggar saat tertangkap tangan oleh KPK. Akan tetapi, untuk unsur pidana, disebutnya masih didalami.

"Gambaran sementara, ya, pasti perbuatan tercelanya ada sudah. Tinggal nanti kami akan dalami lagi apakah perbuatan itu sendiri merupakan tindak pidana, kalau tindak pidana akan ditindaklanjuti dengan pemprosesan perkara pidana," ujar Prasetyo sembari menegaskan bahwa dalam penanganan kasus ini Kejagung terus berkolaborasi dengan KPK.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini