nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PKB Tak Takut Jatah Menteri Berkurang karena Bergabungnya Parpol Oposisi

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 05 Juli 2019 19:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 05 337 2075195 pkb-tak-takut-jatah-menteri-berkurang-karena-bergabungnya-parpol-oposisi-SupypTLk1b.jpg Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengaku tidak mempersoalkan kalau jatah menteri berkurang karena bergabungnya partai oposisi ke dalam pemerintahan. Sebab, posisi yang bisa diisi tidak melulu menteri, melainkan ada juga lembaga lembaga negara.

"Ya di kabinet boleh. Kan tidak hanya di menteri saja, di kepala badan juga bisa. Tapi, tentu ini masih pribadi. Nanti keputusan ada di Pak Jokowi," ujarnya di Kediaman Ma'ruf Amin, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2019).

Baca Juga: Cak Imin: Gerindra dan PKS Jadi Oposisi Saja 

Cak Imin mengungkapkan, mengenai wacana bergabungnya partai oposisi juga masih terjadi pro kontra di partai koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Mereka ada yang setuju, namun ada pula yang menolak.

"Masih berbeda-beda, ada yang setuju ada yang enggak setuju, akan tetapi, PKB sebenarnya setuju-setuju saja. Tapi enggak bisa maksain kalau koalisi enggak setuju," ujarnya.

Ilustrasi

Partai koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf dikabarkan menawarkan posisi menteri kepada partai pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hal itu dikuak Ketua DPP Gerindra, Andy Rahmad Wijaya, kalau partainya ditawarkan posisi menteri, pimpinan MPR, hingga dewan pertimbangan presiden.

"Kami tidak berkapasitas menilai ajakan kubu Jokowi hanya sekadar retoris atau bukan. Yang jelas faktanya memang mereka menawari posisi di beberapa kementerian," katanya.

Baca Juga: Ketua DPR Usulkan Adanya Kementerian Kebahagiaan, Pengamat: Kurang Pas

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini