nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

10 Polisi Dijatuhi Sanksi Terkait Kericuhan di Aksi 21-22 Mei

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 05 Juli 2019 17:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 05 337 2075116 10-polisi-dijatuhi-sanksi-terkait-kericuhan-di-aksi-21-22-mei-CvA8r696kA.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Polri mengakui ada 10 orang Polisi yang diduga melakukan kesalahan prosedur dalam melakukan proses pengamanan pada saat terjadinya kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Gedung Bawaslu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, terhadap 10 personel kepolisian itu telah dilakukan proses hukum yang berlaku dan dijatuhi sanksi.

"Yang sudah diproses baik dilakukan pemeriksaan saat ini sudah sidang disiplin ada 10 anggota yang sudah diproses dan saat ini menjalani sidang disiplin," kata Dedi dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2019).

Aksi 22 Mei

 Baca juga: Polri Kantongi Identitas Komandan Lapangan Aksi 21-22 Mei

Dedi menjelaskan, dugaan pelanggaran 10 polisi itu terjadi di Kampung Bali, Jakarta Pusat. Adapun, personel yang dijatuhi sanksi itu merupakan bagian dari anggota Brimob Nusantara yang dikerahkan untuk membantu mengantisipasi gerakan massa pada 21-22 Mei.

 Baca juga: Polri: 8 Kelompok "Bermain" di Balik Kerusuhan 21-22 Mei

Sanksi terhadap 10 kepolisian itu berupa hukuman disiplin dan administrasi. Nantinya, kata Dedi, polisi itu akan menjalani hukuman setelah dikembalikan pada daerahnya masing-masing.

 

"Dari 10 dijatuhi hukuman disiplin berupa penahanan di ruang khusus 21 hari nanti akan laksanakan hukumannya setelah anggota tersebut kembali ke Polda setempat," ucap Dedi.

Dedi menekankan, pihaknya tetap akan melakukan langkah tegas apabila ada personel kepolisian yang melakukan kesalahan dalam proses mengamankan kerusuhan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini