nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Instagram Rif_Opposite Posting 2.542 Konten Hoaks

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 01 Juli 2019 18:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 01 337 2073281 instagram-rif-opposite-posting-2-542-konten-hoaks-iPb0LtJsVK.jpg Divisi Humas Mabes Polri (Foto: Puteranegara/Okezone)

JAKARTA - Penyebar informasi palsu sekaligus pemilik akun Instagram Rif_Opposite, MAM (45), diketahui telah membuat dan menyebarkan konten Hoaks sebanyak 2.542 buah selama beroperasi. Bahkan, akun media sosial itu sudah memiliki pengikut sekitar 1.896.

"Akun tersebut telah mengunggah 2.542 kiriman. Dalam satu hari rerata melakukan unggahan sebanyak 4 atau 5 kali kiriman," kata Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Dani Kustoni dalam jumpa pers di Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019).

Adapun, jenis-jenis konten yang disebarkan oleh pelaku antara lain, berita bohong soal Situng KPU dikendalikan penyusup, kecuranfan dalam bentuk membuang C1 milik Paslon 02, Brimob menyamar jadi FPI untuk pancing kerusuhan, empat anak dibunuh Brimob, 700 KPPS meninggal tidak wajar dan STNK palsu bela anak Cina.

Hoax

Baca Juga: Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Melalui Instagram Rif_Opposite

Kemudian, konten penghinaan atau pencemaran nama baik, yakni Jenderal Hijau Vs Jenderal Merah anti-Islam, Kyai jahanan merusak NU, ingkar janji dan ingkar fatwa dan Paslon 01 disandingkan dengan hewan monyet.

Lalu, konten yang berbau SARA antara lain, ada orang kafir Cina berani larang syariat Islam poligami dan kepolisian biadab terhadap rakyat, TNI mengamankan rakyat dari amukan keparat.

"Pelaku mengaku kepada penyidik motivasinya membuat dan menyebarkan hoaks lantaran tidak suka dengan pemerintahan saat ini," ucap Dani.

Atas perbuatannya, pelaku disangka melanggar Pasal 14 ayat (1) (2) Jo Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahum 1946, Jo Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang ITE.

"Ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar," kata Dani.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini