nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri: Pentolan Jamaah Islamiyah Sudah 6 Kali Kirim Anggotanya ke Suriah

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 01 Juli 2019 15:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 01 337 2073164 polri-pentolan-jamaah-islamiyah-sudah-6-kali-kirim-anggotanya-ke-suriah-S7WmAYWEdL.jpg Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto : Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA – Para Wijayanto alias Abang alias Adji Pangestu alias Abu Askari alias Ahmad Arief alias Ahmad Fauzi yang merupakan amir atau pentolan dari kelompok terorisme Jamaah Islamiyah (JI), di Bekasi, Jawa Barat, ternyata aktif mengirimkan anggota rekrutan untuk dikirim ke Suriah.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, Para Wijayanto rajin mengirimkan anggota rekrutannya untuk mengikuti pembekalan militer ke Suriah dan langsung melakukan praktik di lapangan. Bahkan, sampai 2018, sudah ada enam gelombang yang dikirim ke Suriah.

"Sepanjang 2013 dan 2018 sudah mengirim orang-orang yang berhasil direkrut untuk mengikuti program latihan maupun langsung praktik di Suriah. Sudah enam gelombang yang diberangkatkan," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto : Puteranegara Batubara/Okezone)

Menurut Dedi, aktivitas itu dilakukan saat Jamaah Islamiyah dipimpin oleh amir baru yakni PW alias Abang alias Aji Pangestu alias Abu Askari alias Ahmad Arif alias Ahmad Fauzi Utomo.

Menurut Dedi, Densus 88 Antiteror juga telah menangkap sebagian besar dari enam gelombang yang kembali ke Indonesia pada Mei 2019. Mereka tersebar di berbagai daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Kemampuan yang direkrut oleh PW memiliki kemampuan intelijen, kemudian memiliki kemampuan di bidang militer dan pembuatan bom. Dia juga mampu mengoperasionalkan roket dan memiliki kemampuan sniper," ujar Dedi.


Baca Juga : Densus 88 Ciduk Pentolan Teroris Jamaah Islamiyah

Jamaah Islamiyah juga masih aktif melakukan aksi terorisme internasional di bawah bendera Al Qaeda. Berbeda dengan kelompok JAD yang terafiliasi ke ISIS.

"Kemudian terus menjalin komunikasi dengan terorisme regional yang ada di Filipina dan juga berkomunikasi dengan pecahan-pecahan kelompok Al Qaeda di Pakistan, Afganishtan, dan beberapa negara," tutur Dedi.


Baca Juga : Rekam Aksi Teror Para Wijayanto Si Pentolan Jamaah Islamiyah di Indonesia

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini