nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Minta Masyarakat Tak Perlu ke KPU saat Penetapan Presiden-Wapres Terpilih

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Minggu 30 Juni 2019 10:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 30 337 2072751 polisi-minta-masyarakat-tak-perlu-ke-kpu-saat-penetapan-presiden-wapres-terpilih-7vKDMkrCsX.jpg Suasana di Depan KPU (Foto: Arie/Okezone)

JAKARTA - ‎Pihak kepolisian menghimbau agar masyarakat tidak datang ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, saat proses penetepan presiden dan wakil presiden terpilih 2019. Polisi menghimbau agar publik menyaksikan penetapan presiden-wapres terpilih di rumah melalui televisi.

"Agar masyarakat tidak memobilisasi ke KPU dan sama-sama menjaga kondusifitas Jakarta. Pengumuman KPU bisa disaksikan di televisi," kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo kepada Okezone, Minggu (30/6/2019).

Baca Juga: Skema Pengamanan Polisi saat Penetapan Presiden-Wapres di KPU Dibagi 4 Ring

KPU

‎Sebelumnya, Dedi mengatakan bahwa pihaknya akan menerjunkan 10 ribu personel untuk mengamankan jalannya prosesi penetepan presiden dan wakil presiden terpilih di kantor KPU.

Skema pengamanan pada saat prosesi penetapan dibagi menjadi 4 ring.‎ Pada ring pertama, terdapat pihak kepolisian yang diterjunkan untuk mengamankan dan mensterilisasi bagian dalam kantor KPU. ‎Sementara ring kedua, pengamanan dengan menggunakan metal detector untuk setiap orang yang akan masuk kawasan gedung KPU.

Sedangkan di ring ketiga, akan ada pihak kepolisian yang berjaga di lokasi parkir. Terakhir, polisi diterjunkan di ring keempat yakni di setiap sisi jalan kantor KPU untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas.

‎Sekadar informasi, penetapan presiden dan wakil presiden terpilih dilakukan setelah adanya putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres. Putusan tersebut menolak seluruh gugatan yang diajukan oleh pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dedi

Berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara KPU, pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin lebih unggul dari pasangan Prabowo-Sandiaga. Jika tidak ada kendala, KPU akan menetapkan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2019.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini