nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rayakan 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Turki, Erdogan Akan Berkunjung ke Tanah Air

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Sabtu 29 Juni 2019 18:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 29 337 2072615 rayakan-70-tahun-hubungan-diplomatik-indonesia-turki-erdogan-akan-berkunjung-ke-tanah-air-ODczN11oHP.jpg Pertemuan Indonesia dan Turki di KTT G20, Osaka, Jepang (foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden)

JAKARTA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berencana melakukan kunjungan ke Indonesia pada awal tahun 2020.

Kedua pemimpin meminta agar persiapan kunjungan mulai dapat dilakukan sehingga kunjungan menghasilkan kerjasama konkret yang menguntungkan kedua pihak.

Pertemuan Indonesia dan Turki di KTT G-20, Osaka, Jepang (foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden)	 

Rencana kunjungan merupakan salah satu isu yang dibahas dalam Pertemuan Bilateral Presiden Joko Widodo dengan Presiden Erdogan di sela-sela KTT G20 Osaka pada Sabtu, 29 Juni 2019. Tahun depan, Indonesia-Turki akan merayakan 70 tahun hubungan diplomatik.

Baca Juga: KJRI Istanbul dan PPI Bursa Kolaborasi Promosi Budaya Indonesia 

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Erdogan sekali lagi menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali Presiden Jokowi sebagai Presiden Indonesia untuk lima tahun ke depan.

Presiden Erdogan adalah salah satu Kepala Negara yang pertama kali menelepon Presiden Widodo untuk menyampaikan ucapan selamat setelah hasil quick count diumumkan.

"Terimakasih Presiden Erdogan atas ucapan selamatnya. Semua proses pemilu saat ini sudah selesai,” kata Presiden Jokowi dari keterangan resmi Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Minggu (29/6/2019).

Pertemuan Indonesia dan Turki di KTT G-20, Osaka, Jepang (foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden)	 

Indonesia-Turki juga sepakat agar perdagangan kedua negara dapat dilipatgandakan. Presiden Turki menawarkan beberapa kerjasama industri strategis.

Turki juga telah menyampaikan dukungan atas pencalonan Indonesia di Dewan Hak Asasi Manusia PBB 2020-2022.

Baca Juga: Telefon Jokowi Bahas Yerusalem, Presiden Turki: Kita Harus Yakinkan Amerika Serikat untuk Menarik Keputusannya

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini