nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sepanjang Januari hingga Juni Tercatat 2.047 Bencana di Indonesia, 366 Orang Tewas

Antara, Jurnalis · Jum'at 28 Juni 2019 16:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 28 337 2072192 sepanjang-januari-hingga-juni-tercatat-2-047-bencana-di-indonesia-366-orang-tewas-sZBnmhmYFe.jpg Banjir dan Longsor di Bengkulu pada April 2019 (foto: Demon Fajri/Okezone)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sepanjang Januari hingga Juni 2019 terjadi 2.047 bencana di Indonesia.

"Lebih dari 98 persen bencana yang terjadi adalah bencana hidrometeorologi, sedangkan dua persen sisanya adalah bencana geologi," kata Pelaksana Harian Direktur Kesiapsiagaan BNPB Bambang Surya Putra dalam jumpa pers di Graha BNPB, seperti dilansir Antaranews, Jumat (28/6/2019).

Baca Juga: BNPB: Kesiapsiagaan Masyarakat terhadap Bencana Masih di Bawah Harapan 

Bambang mengatakan, bencana yang terjadi sepanjang Januari-Juni menyebabkan 366 orang meninggal dunia, 24 orang hilang, 1.497 orang luka-luka, dan 1.633.702 orang mengungsi.

BNPB Diminta Utamakan Proses Evakuasi Korban Banjir Bandang Sentani 

Bencana-bencana yang terjadi selama kurun itu juga mengakibatkan 6.006 rumah rusak berat, 5.339 rumah rusak sedang, dan 21.666 rumah rusak ringan; serta menyebabkan kerusakan 1.106 fasilitas umum.

"Bencana yang paling banyak menyebabkan korban jiwa adalah banjir dan longsor di Sulawesi Selatan, banjir dan longsor di Sentani, dan banjir dan longsor di Bengkulu," kata Bambang.

Banjir dan tanah longsor yang melanda 10 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan pada 22 Januari 2019 menyebabkan 82 orang meninggal dunia, tiga orang hilang, dan 47 orang terluka.

Baca Juga: BNPB: Gempa Tak Bisa Diprediksi, Tapi Lokasinya Dapat Diperkirakan 

Banjir dan tanah longsor di Sentani pada 16 Maret 2019 menyebabkan 112 orang meninggal dunia, tujuh orang hilang, dan 965 orang luka.

Selanjutnya, banjir dan tanah longsor yang terjadi di sembilan kabupaten/kota di Bengkulu pada 27 April 2019 menyebabkan 24 orang meninggal dunia, empat orang hilang, dan empat orang luka.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini