nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diterima Komnas HAM, Perwakilan Massa Bahas Pengusutan Korban Aksi 21-22 Mei

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 28 Juni 2019 16:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 28 337 2072183 diterima-komnas-ham-perwakilan-massa-bahas-pengusutan-korban-aksi-21-22-mei-N2eF1LsPFm.jpg Diterima Komnas HAM, perwakilan massa diskusi pengusutan korban aksi 21-22 Mei di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakpus, Jumat (28/6/2019). (Foto : Arie Dwi Satrio/Okezone)

JAKARTA – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menerima sejumlah perwakilan massa yang membawa bendera kuning untuk berdiskusi terkait tewasnya ratusan petugas Pemilu 2019 dan korban kerusuhan 21-22 Mei. ‎Mereka diterima Komisioner Komnas HAM, Chairul Anam.

Sejumlah perwakilan massa yang diterima Komnas H‎AM ialah Pelaksana Tugas (Plt) Persaudaraan Alumni (PA) 212, Asep Saefudin dan Presidium GNPF Ulama, Edi Mulyadi. Mereka mempertanyakan ke Komnas HAM terkait tindak lanjut pengusutan korban aksi 21-22 Mei.

‎"Kami dari berbagai ormas, dari berbagai elemen. Kedatangan kami ini bagian dari mencoba menyampaikan aspirasi, sebagaimana kita ketahui pada 21-22 Mei dan tadi ditambahkan 23 Mei telah terjadi tragedi kematian," kata Asep di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/6/2019).

Diterima Komnas HAM, Perwakilan Massa Diskusi Pengusutan Korban Aksi 21-22 Mei di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakpus, Jumat (28/6/2019). (Foto : Arie Dwi Satrio/Okezone)

Menurut Asep, ada informasi yang kurang berimbang terkait peristiwa aksi 21-22 Mei 2019. Oleh karenanya, Asep meminta Komnas HAM secara berimbang dan independen dapat menguak tewasnya sejumlah orang dalam aksi 21-22 Mei.


Baca Juga : Tuntut Pengusutan Korban Aksi 21-22 Mei, Massa Akan Geruduk Komnas HAM

Berdasarkan data terakhir dari pihak kepolisian, ada 9 korban tewas dalam kerusuhan pada 21-22 Mei 2019. Hingga saat ini, belum diketahui siapa pelaku pembunuhan terhadap 9 orang tersebut.


Baca Juga : Massa Berbendera Kuning Demo di Komnas HAM Pasca-Putusan MK

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini