Tempuh Hampir 7 Jam Penerbangan, Presiden Jokowi Disambut Anak-Anak di Osaka

Fakhri Rezy, Okezone · Jum'at 28 Juni 2019 09:14 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 28 337 2071988 tempuh-hampir-7-jam-penerbangan-presiden-jokowi-disambut-anak-anak-di-osaka-3A43H5Pi5Z.jpg Jokowi (Setkab)

OSAKA - Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Osaka Jepang guna menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi G20.

Pesawat Kepresidenan RI 1 yang membawa Presiden Jokowi mendarat di Bandara Internasional Kansai Osaka Jepang sekitar pukul 07.30 waktu setempat atau pukul 05.30 WIB (terdapat selisih waktu 2 jam, atau waktu Osaka lebih cepat 2 jam dibanding Jakarta). Jokowi menempuh penerbangan selama 6 jam 40 menit.

 Baca juga: Jelang Putusan MK, Jokowi Beraktivitas di Istana dan Malamnya Terbang ke Jepang Hadiri KTT G20

Selain Ibu Negara, tampak mendampingi Presiden Jokowi, antara lain, Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Mengutip laman setkab, Jakarta, Jumat (28/6/2019) ketibaan Presiden di Bandar Udara (bandara) Internasional Kansai, Osaka, disambut oleh Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Toshiko Abe, Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif, dan Atase Pertahanan Edwardus Wisoko.

 Baca juga: Presiden Argentina: Terima Kasih Indonesia Menerima Kami dengan Hangat

Setibanya di Hotel New Otani, Osaka, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana disambut dengan anak-anak yang memberikan buket bunga serta General Manager Hotel New Otani Masatoshi Hosoyama. Selanjutnya, Presiden Jokowi bersama delegasi resmi akan langsung mengikuti rangkaian pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di INTEX, Osaka.

Di sela-sela acara G20, Presiden Jokowi dijadwalkan akan melaksanakan pertemuan bilateral di antaranya dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-In dan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping.

Turut menyertai Presiden dalam agenda G20 kali ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini