nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Silaturahmi dengan Sindonews, Mendagri Bicara Pengembangan Pariwisata Daerah

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 27 Juni 2019 18:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 27 337 2071756 silaturahmi-dengan-sindonews-mendagri-bicara-pengembangan-pariwisata-daerah-L1zwtjryMz.jpeg Silaturahmi tim Sindonews dengan Mendagri Tjahjo Kumolo (Fakhrizal Fakhri/Okezone)

JAKARTA – Tim Redaksi Sindonews.com bersilaturahmi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Kantor Kemendagri Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019). Silaturahmi ini bagian dari rangkaian HUT ke-7 media online milik MNC Group itu.

Dalam kesempatan tersebut, Tjahjo Kumolo menyatakan pemerintah serius dalam mengembangkan sektor pariwisata di daerah-daerah di Indonesia. Dia telah mengintruksikan kepada kepala daerah untuk mengembangkan pariwisata di wilayahnya.

"Saya sudah buat instruksi ke kepala daerah tiga tahun lalu. Satu harus punya tujuan daerah wisata walaupun kelasnya tingkat kabupaten, provinsi, atau internasional," kata Tjahjo saat menerima awak redaksi Sindonews.com.

 Sindonews dengan Mendagri Tjahjo Kumolo

Untuk mengembangkan pariwisata, menurutnya kepala daerah harus mampu menciptakan inovasi agar para turis asing maupun lokal bisa berulang kali mengunjungi destinasi tersebut.

"Karena harus ada budaya, kulinernya apa. Bali itu macem-macem ada pegunungan ada, laut ada, kuliner ada. Harus ada inovasi," paparnya.

Selain itu, setiap destinasi wisata harus memiliki kerajinan khas yang tidak meniru kerajinan tangan dari daerah pariwisata lainnya.

"Jangan meniru, seperti punya batik Papua yang ngerjain orang Yogya. Kain khas dari Sulawesi tapi buatan Tangerang, Banten," kata politikus PDI Perjuangan itu.

Kiat selanjutnya masyarakat yang ada di daerah potensi pariwisata harus bersikap ramah agar para turis bisa betah dan berlama-lama menikmati keindahan dan parawisata yang ditujunya.

 Sindonews dengan Mendagri Tjahjo Kumolo

Kemudian, menurut Tjahjo, faktor kelima yang dapat mengembangkan sektor pariwisata Indonesia adalah pembangunan infrastruktur. Ia pun memastikan bahwa Presiden Joko Widodo berkomitmen untuk membangun infrastruktur tersebut.

"Maka dia (Presiden Jokowi) panggil Bupati Manggarai Barat. Masalah jalan dan energi dan itu digenjot. Sekarang penerbangan ke Silangit ada 12," ungkapnya.

Tjahjo menilai, faktor birokrasi menjadi salah satu penyebab sektor pariwisata tidak bisa berkembang. Ia pun mencontohkan bagaimana pariwisata Candi Borobudur dan Candi Prambanan tak berkembang karena persoalan birokrasi yang rumit tersebut.

"Jembatan Suramadu itu pemprov ngurusi, Pemko Surabaya ngurusi, Bangkalan juga ngurusi masih tambah Badan Otoritas Jembatan Suramadu. Banyangkan hanya manajemen Rp80 miliar berapa anggaran untuk badan otoritas. Pegawainya ada berapa," sambungnya.

"Batam itu juga tumpang tindih, di Pemko Batam, provinsi, dan badan otoritas. Makanya mau dipangkas Presiden Jokowi itu birokrasi," tandasnya.

1
2

Berita Terkait

MNC

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini