nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Orasi Ilmiah di UI, BJ Habibie: UUD 1945 dan Pancasila adalah Aset Bangsa

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Rabu 26 Juni 2019 03:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 25 337 2070914 orasi-ilmiah-di-ui-bj-habibie-uud-1945-dan-pancasila-adalah-aset-bangsa-Mh6XGqa7mr.JPG Presiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie saat berkunjung ke Kampus UI, Depok, Jawa Barat (Foto: Wahu Muntinanto/Okezone)

DEPOK - Mantan Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie mengingatkan soal pentingnya Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan Pancasila yang harus dijaga oleh segenap rakyat Indonesia sebagai aset bangsa.

Hal tersebut diungkapkannya dalam orasi ilmiah peluncuran "The Habibie Institute for Public Policy and Governance (HIPPG)" hasil kerja sama antara The Habibie Institute dengan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia di Balai Sidang UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (25/6/2019).

"UUD dan Pancasila adalah aset bangsa, dan kita tidak mengenal SARA, dan tidak mengenal perbedaan suku dan ras. Lalu, demokrasi pembangunan dan governansi itu harus kita perbaiki. Jadi, masih banyak kita harus perbaiki dalam bidang pembangunan," ujar Habibie dalam orasinya.

BJ Habibie

Mantan Menristek era kepemimpinan almarhum Soeharto itu juga menegaskan kaitan prinsip demokrasi dengan perilaku masyarakat dewasa ini. Jika seseorang ingin bekembang, dia berpesan agar setiap orang memahami betul budaya dan agamanya masing-masing.

"Demokrasi kaitannya dengan manusia. Kalau mau berkembang, mau tingkatkan produktivitas, maka mau tidak mau harus berperilaku sesuai dengan budayanya. Jadi, SDM itu kita harus kembangkan agar supaya perilakunya dalam budaya dan bersinergi dengan agamanya masing-masing. Itu baru menguntungkan bagi manusia. Kita harus pelihara budaya kita sesuai dengan agama masing-masing," kata dia.

BJ Habibie

Menurutnya, perlu ada keseimbangan antara pemahaman agama dan pendidikan formal agar nantinya tidak ada kekeliruan dalam memahami sesuatu. "Ada orang pendidikan hebat, tapi pembudayaan negatif, itu bahaya itu. Tapi ada juga orang yang berpengetahuan top, budaya, pendidikan juga, kalau itu ada, baik dan bagus. Jadi, itu kita lihat ada sinergi 3 elemen yaitu agama, pendidikan dan budaya," ucap Habibie.

Setelah menyampaikan orasi ilmiahnya, suami dari almarhumah Hasri Ainun Besari itu turut menyaksikan penandatanganan MoU kerja sama antara UI dengan The Habibie Institute. Pada kesempatan itu pula, Habibie menandatangani plakat simbol peluncuran HIPPG.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini