nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Tangkap Suami-Istri Pelaku Perdagangan Manusia ke China Bermodus Pernikahan

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Senin 24 Juni 2019 20:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 24 337 2070379 polri-tangkap-suami-istri-pelaku-perdagangan-manusia-ke-china-bermodus-pernikahan-TJDsIAdfoM.jpg Ilustrasi perdagangan manusia. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Mabes Polri mengamankan pasangan suami-istri berinisial AMW dan VV karena diduga melakukan tindak pidana perdagangan manusia. Kedua pelaku ditangkap di Kompleks Surya Sampurna RT 03 RW 10 Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Saat penangkapan, polisi juga menemukan beberapa warga negara asing yang tinggal di sana.

"Rabu tanggal 12 Juni 2019, pukul 19.30 WIB, berdasarkan informasi dari informan dan masyarakat bahwa ada orang asing yang tinggal di sebuah rumah di daerah Purnama, Kota Pontianak. WN Tiongkok (China) tersebut diduga menikah dengan WNI," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada Okezone, Senin (24/6/2019).

(Baca juga: Modus Perjodohan, 29 Perempuan Indonesia Jadi Korban Perdagangan Manusia ke China)

Ia mengungkapkan, AMW mulai menjalankan bisnis ilegal tersebut sejak Mei 2019. Ia diketahui mendapat keuntungan hingga Rp70 juta dari setiap wanita korban yang berhasil dikirim ke China.

"Cara merekrut korban dengan meminta bantuan 'mak comblang' untuk dicarikan korban calon pengantin. Mak comblang membawa korban bertemu dengan AMW lalu menjodohkan dengan WNA," tutur Dedi.

Human trafficking. (Foto: Ist)

Di rumah pelaku, polisi mengamankan sejumlah orang yang diduga korban dan nantinya "dijual". Mereka diiming-imingi kehidupan yang layak di Tiongkok dan dijanjikan diberi uang sebesar Rp20 juta bila bersedia menikah dengan WNA.

(Baca juga: Cerita Korban Perkawinan Pesanan yang Kabur dari Tiongkok)

"Para korban itu adalah AS (WNI) dan WNA China seorang wali nikah Tang Sui Bie (56) dan.yang menikah Qu Bai Yun (29), Bai Yan Fen (28), Mu Xiao Bo (28), Tang Xiubi (56), Zhan Jing Chao (29), Sun Zhen Jian (27), Liu Jin Zhou (28)," papar Dedi.

Dari para pelaku, petugas turut mengamankan enam ponsel; uang tunai Rp1,1 juta; Surat perjanjian pernikahan, kuitansi, dan satu paspor atas nama Tang Xiubi.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini