nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketua DPR Minta Komisi X Evaluasi Sistem Zonasi

Muhamad Rizky, Jurnalis · Senin 24 Juni 2019 15:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 24 337 2070230 ketua-dpr-minta-komisi-x-evaluasi-sistem-zonasi-Ql4ZMnP5iT.jpg Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet meminta evaluasi terhadap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi. Usulan itu diajukan Bamsoet lantaran adanya kisruh terkait sistem zonasi tersebut.

Bamsoet sendiri mengaku telah berkomunikasi dengan anggota dewan di Komisi X. Meski bertujuan baik sistem itu tidak diiringi dengan praktek yang sesuai saat di lapangan.

"Karena memang terdapat tujuan yang baik sistem ini memindahkan masyarakat untuk melakukan pendaftaran atau mencari sekolah, tapi realita terjadi beberapa kekisruhan," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019).

Untuk itu kata dia perlu evaluasi terhadap PPDB sistem zonasi sehingga tidak ada peserta didik maupun wali murid yang merasa dirugikan. "Yang penting jangan sampai ada anak didik kita yang dirugikan karena sistem ini. Ini yang harus dicari jalan keluarnya, harus dievaluasi," terangnya.

Baca Juga: Kuota Zonasi dalam PPDB 2019 Diprotes, Ganjar Minta Kemendikbud Ubah Sistem

DPR

Dalam persoalan ini Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy melakukan evaluasi PPDB Tahun 2019 menyusul banyaknya orangtua atau calon siswa yang mengalami masalah dengan sistem zonasi PPDB.

Diketahui sebelumnya, sistem ini dibuat untuk memberi akses yang sama bagi semua siswa agar bisa masuk sekolah negeri di lingkungannya. PPDB sistem zonasi dilakukan dengan sistem ranking berdasarkan nilai UN.

Dalam perjalanannya, PPDB dengan sistem zonasi tahun ini mendapat penolakan di beberapa daerah. Seperti yang terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur hingga menyebabkan terjadi aksi yang dilakukan oleh wali murid di kantor didik kota tersebut.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini