nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polda Metro: Jangan Ada Asumsi Polisi Terlibat Teror Air Keras terhadap Novel Bawsedan

Antara, Jurnalis · Kamis 20 Juni 2019 18:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 20 337 2068858 polda-metro-jangan-ada-asumsi-polisi-terlibat-teror-air-keras-terhadap-novel-bawsedan-ndGbNadCco.JPG Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polda Metro Jaya meminta jangan ada asumsi terkait dugaan polisi terlibat dalam kasus teror penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan. Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jayam Kombes Pol Argo Yuwono.

"Tidak boleh berasumsi dan berprasangka yang tidak ada data dan fakta karena bisa menimbulkan fitnah," ujar Argo, seperti dikutip dari Antaranews, Kamis (20/6/2019).

Sebelumnya, Tim kuasa hukum Novel Baswedan kembali menyebut dugaan keterlibatan polisi dalam penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

"Bulan lalu ada konfirmasi dari salah satu anggota tim gabungan, bahwa ada kuatnya dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam kasus kekerasan terhadap Novel Baswedan," kata anggota tim kuasa hukum, Alghiffari Aqsa di kantor KPK hari ini.

Alghiffari mengatakan, selama dua tahun terakhir proses penyelidikan, pelaku tindak kekerasan selalu mengarah kepada preman. Polri sudah bolak-balik membantah jika korpsnya dikaitkan dengan penyerangan terhadap Novel. Polisi menyebut mereka serius menangani perkara tersebut. Hari ini, tim gabungan Polri memeriksa Novel di gedung KPK.

Novel Baswedan

Pemeriksaan terhadap Novel sendiri bertepatan dengan peringatan 800 hari teror penyiraman air keras yang merusak matanya. Pada 11 April 2017 dua orang tak dikenal menyiram wajah mantan perwira Polri itu dengan air keras. Peristiwa itu terjadi di dekat rumah Novel seusai ia menjalankan salat subuh berjamaah di masjid.

Akibat siraman air korosif itu, mata Novel mengalami rusak parah hingga harus menjalani rangkaian operasi di Singapura. Hingga kini, polisi belum kunjung menangkap pelakunya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini