nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BNPB: 22.573 Jiwa Terdampak Banjir Konawe

Antara, Jurnalis · Rabu 19 Juni 2019 14:36 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 19 337 2068281 bnpb-22-573-jiwa-terdampak-banjir-konawe-eUDD5uLVeD.jpg Banjir Konawe (Foto: Ist)

JAKARTA - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rita Rosita mengatakan 5.847 kepala keluarga (KK) atau 22.573 jiwa terdampak banjir akibat intensitas hujan yang tinggi di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tengah (Sulteng) sebelum dan sesudah Idul Fitri 1440 H.

"Pada Selasa (18 Juni), teridentifikasi genangan di 144 desa dan 22 kelurahan pada 24 kecamatan," katanya melalui siaran pers yang diterima di Jakarta seperti dikutip Antaranews, Rabu (19/6/2019).

Ia menambahkan, intensitas hujan tinggi mengakibatkan debit Sungai Konaweeha, Sungai Lahambuti, dan Sungai Rawa Aopa meningkatkan sehingga terjadi banjir.

Baca Juga: 69 Desa di Konawe Sultra Terendam Banjir 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe melaporkan pada Selasa 18 Juni masih ada genangan setinggi 30 sentimeter hingga 1 meter di Kecamatan Pondidaha, Kecamatan Wonggeduku, dan Kecamatan Wonggeduku Barat.

Ruas jalan poros Pondidaha masih tergenang sepanjang tiga kilometer dan hanya dapat dilewati truk dan mobil kabin ganda. Selain itu, dua kecamatan, yaitu Routa dan Latoma, masih terisolasi.

"Logistik dan bantuan dikirim menggunakan helikopter. BNPB dan Penerbang TNI Angkatan Darat masing-masing mengerahkan satu unit helikopter untuk menjangkau kecamatan yang terisolasi. Pengiriman bantuan juga dilakukan menggunakan perahu karet," ujar Rita.

Baca Juga: 16.385 Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Kutai Kartanegara

BPBD Kabupaten Konawe menyiagakan tim evakuasi serta memantau kondisi terkini. Karena potensi penyakit akibat banjir mulai muncul, tim medis dari Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana telah melakukan pelayanan kesehatan kepada korban di pos-pos penyintas di kecamatan dan desa.

Sementara itu, banjir telah menyebabkan kerusakan di berbagai sektor. Rumah yang terendam dilaporkan 4.688 unit dengan 192 rusak berat, 513 rusak sedang, dan 575 rusak ringan.

Bangunan sekolah yang terendam 32 unit taman kanak-kanak, 49 sekolah dasar, dan 14 sekolah menengah pertama. Di sektor pertanian, banjir merendam 3.246 hektare sawah, 357 hektare lahan jagung dan lainnya 385 hektare.

1
2

Berita Terkait

banjir

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini