KPK Periksa Mantan Direktur Operasi Waskita Karya Terkait Kasus IPDN Gowa

Muhamad Rizky, Okezone · Rabu 19 Juni 2019 11:26 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 19 337 2068187 kpk-periksa-mantan-direktur-operasi-waskita-karya-terkait-kasus-ipdn-gowa-sCye3sjTS5.jpg Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Mantan direktur operasi PT Waskita Karya, Adi Wibowo, masuk agenda pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) pada hari ini, Rabu 19 Juni 2019. Adi diperiksa sebagai saksi terkait kasus pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan pembangunan Gedung Kampus IPDN Gowa, Sulawesi Selatan.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DJ (Dudy Jocom)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019).

(Baca juga: Mantan Dir Ops Waskita Karya Diperiksa KPK terkait Kasus Pembangunan Gedung IPDN)

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Dalam Negeri, Dudy Jocom; dan Kepala Divisi I PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Adi Wibowo; sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung IPDN di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tahun anggaran 2011.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Okezone)

Dudy Jocom juga ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung Kampus IPDN Sulawesi Utara tahun anggaran 2011. Dalam pembangunan Gedung IPDN di Sulut, Dudi ditetapkan bersama-sama Kepala Divisi Konstruksi VI PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Dono Purwoko.

Awalnya Dudi menghubungi beberapa kontraktor untuk menginformasikan akan ada proyek IPDN di Sulawesi pada 2011. Sebelum lelang dilakukan, diduga telah disepakati pembagian kerja untuk PT Waskita Karya dan PT Adhi Karya.

(Baca juga: KPK Periksa Tiga Saksi Kasus Pembangunan Kampus IPDN Gowa)

Waskita Karya mendapat proyek untuk menggarap di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Sedangkan Adhi Karya menggarap proyek di Sulawesi Utara.

Atas perbuatan itu, negara mengalami kerugian sebesar Rp11,18 miliar di proyek pembangunan Gedung IPDN Sulawesi Selatan dan Rp9,378 miliar di proyek Sulawesi Utara.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini