nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MK Sidang Sengketa Pilpres, Avengers hingga Gatot Kaca Serukan Damai untuk Indonesia

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Selasa 18 Juni 2019 11:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 18 337 2067724 mk-sidang-sengketa-pilpres-avengers-hingga-gatot-kaca-serukan-damai-untuk-indonesia-0n6kdwMUtd.jpeg Aksi massa berkostum superhero di Patung Kuda, Jakarta (Sarah Hutagaol/Okezone)

JAKARTA – Sekelompok massa mengenakan kostum berunjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta tak jauh dari Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) yang sedang berlangsung sidang sengketa Pilpres 2019. Para superhero itu menyerukan pesan damai.

superhero dari Avengers hadir di kawasan Patung Kuda disaat sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 tengah berlangsunh di Mahkamah Konstitusi.

Pantauan Okezone, Selasa (18/6/2019), massa dari Komunitas Pencinta Superhero Indonesia itu turun ke jalan dengan mengenakan pakaian mirip tokoh Avengers, Gatot Kaca, Hulk, Wonderwoman, Thor, Captain America, Batman, juga Spiderman.

Dalam aksinya, mereka membawa spanduk besar yang bertuliskan 'Kami Tolak Kerusuhan', dan beberapa poster kecil lainnya, seperti 'Koalisi Indonesia Rukun', 'Avengers Cinta Damai', dan 'Rusuh No, Damai Yes'.

Rico Maukaro, Koordinator Komunitas Pecinta Hero Indonesia mengatakan bahwa tujuannya melakukan aksi untuk membawa pesan damai selama sidang sengketa Pilpres berlangsung.

"Kami cinta damai, tidak mau ada kerusuhan jadi kami hadir di sini,” kata Rico.superhero

Dia mengajak masyarakat tidak mudah terpancing dan terprovokasi dengan isu-isu yang tidak jelas terutama yang mengajak untuk melakukan kerusuhan.

“Kita menunjukan bahwa kita cinta akan Tanah Air, kita cinta kedamaian, kita harus menunjukan tauladan terhadap masyarakat kita," ujarnya.

Aksi massa berkostum superhero masih berlangsung dan mengundang perhatian pengguna jalan.

Saat ini, sidang sengketa Pilpres 2019 masih berjalan dengan agenda mendengar jawaban termohon dan pihak terkait atas permohonan diajukan Prabowo-Sandiaga.

Termohonnya adalah KPU, sedangkan pihak terkait Tim Hukum Jokowi-Ma’ruf Amin dan Bawaslu.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini