nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kecerdasan Emosional Bekal Lawan Semburan Dusta yang Bisa Bikin Otak Gagap

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 17 Juni 2019 14:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 17 337 2067365 kecerdasan-emosional-bekal-lawan-semburan-dusta-yang-bisa-bikin-otak-gagap-BmqHZodQGy.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Informasi bohong yang terus beredar di Indonesia disebut bisa memiliki daya rusak yang dahsyat bila tidak diantisipasi sejak dini.

Melihat kondisi tersebut, Ketua Umum Inovator 4.0 Indonesia, Budiman Sudjatmiko mengatakan harus disiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu membangun kapasitas kognisi dan kecerdasan emosional untuk menjinakkan semburan dusta. Budiman mengatakan, semburan dusta tidak boleh dianggap remeh karena jumlah sebarannya tidak terhingga dan bisa disebarkan siapapun menggunakan berbagai saluran.

"Sebagai bekal menghadapi Revolusi 4.0, Inovator 4.0 Indonesia siap mengerahkan orang-orang Indonesia di dalam dan luar negeri yang paham tentang hal ini," kata Budiman, Senin (17/6/2019).

Bentuk konkretnya, Inovator 4.0 Indonesia pun menggelar Big Questions Forum Inovator 4.0 Indonesia dengan tema ‘Kecerdasan Buatan dan Biopolitik; Membangun Masyarakat Kebal Semburan Dusta’, pada Minggu 16 Juni 2019.

 Diskusi Kecerdasan Buatan dan Biopolitik; Membangun Masyarakat Kebal Semburan Dusta (Foto: Istimewa)

(Baca Juga: Jelang Sidang Perdana Gugatan Prabowo ke MK, Muncul Hoaks Adu Domba TNI dan Polri)

(Baca Juga: Semburan Dusta di Indonesia Tak Bisa Raih Kemenangan Politik)

Sejumlah narasumber yang hadir di antaranya ahli neuro sains dari Tokyo University Hospital, DR Ryu Hasan; Kandidat Doktor dalam Rekayasa Genetik Universitas Oxford, Muhammad Hanifi; dan pendiri Bandung Fe Institute serta ahli kompleksitas, Hokky Situngkir.

Serial Big Questions Forum tersebut akan digelar tiap bulan oleh Inovator 4.0 Indonesia dengan mengangkat tema tentang sesuatu yang baru khas Revolusi 4.0 di Indonesia. Dalam forum tersebut, disimpulkan semburan dusta bisa dijinakkan setidaknya melalui tiga cara, mengembangkan kecerdasan emosional, mengidentifikasi bias informasi dalam diri dan mengidentifikasi bahan semburan dusta.

"Jika kita merasa tak kan mengubah apa-apa, kita tak akan menyumbang isi apa-apa untuk masa depan kita, yang dekat maupun jauh. Forum ini adalah wake up call. Bangun dan cepatlah mandi," ungkap aktivis kelahiran Cilacap, Jawa Tengah, tersebut.

Sementara itu, DR Ryu Hasan menyampaikan, kecerdasan emosional jadi salah satu langkah menangkal semburan dusta. Menurut dia, kecerdasan emosional harus dikedepankan karena otak manusia akan lebih cepat mengendorse semburan dusta dan ancaman daripada kebenaran dan harapan.

"Informasi semburan dusta sangat banyak, membuat otak kita menjadi kebingungan dan gagap. Akhirnya yang dipercayai adalah hal yang ingin dia percayai. Dia tidak mengafirmasi informasi benar atau salahnya, tapi apa yang sesuai dengan seleranya sendiri," ujar ahli neuro sains tersebut.

Untuk membangun kecerdasan emosional, kata Ryu, diperlukan waktu yang panjang karena selama puluhan tahun masyarakat lebih mengedepankan kecerdasan kognitif. Dia menegaskan, pesatnya kemajuan teknologi tidak akan menyelesaikan kegagapan masyarakat pada semburan dusta selama tidak dibarengi dengan kecerdasan emosional.

"Kecerdasan emosional itu perlu dikedepankan. Cerdas emosional, sosial, dan kecerdasan ekologikal. Seperti membiasakan orang antre, membuang sampah pada tempatnya, itu perlu kecerdasan emosional," ujar Ryu.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini