Setnov Bakal Menetap di Rutan Gunung Sindur hingga Pemeriksaan soal 'Pelesiran' Rampung

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 17 Juni 2019 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 17 337 2067321 setnov-bakal-menetap-di-rutan-gunung-sindur-hingga-pemeriksaan-soal-plesiran-rampung-17JdDo3BpX.jpg Setya Novanto (Setnov) Diperiksa KPK untuk Tersangka Dirut PLN Sofyan Basir Terkait Kasus Suap PLTU Riau-1 (foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Junaedi memastikan bahwa Setya Novanto tidak akan menetap seterusnya di Rumah Tahanan (Rutan) Gunung Sindur, Jawa Barat.

Pemindahan Setnov di Rutan Gunung Sindur, kata Junaedi, guna dilakukannya pemeriksaan karena pergi tanpa pengawalan petugas (pelesiran). Sehingga, Setnov akan menetap di Rutan Gunung Sindur hingga pemeriksaan dan proses assementnya (pengumpulan atau penelusuran bukti buktinya) soal pelesiran di Bandung rampung.

Baca Juga: Plesiran di Bandung, Setnov dan Petugas Sukamiskin Diperiksa 

Ekspresi Setya Novanto Setibanya di Lapas Sukamiskin Bandung

"Tidak (seterusnya di Gunung Sindur), mekanismenya bahwa di lapas super maksimum ini Pak Setnov telah menjalani pemeriksaan dan di-assesmen," kata Junaedi di kantor Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (17/6/2019).

Menurut Junaedi, nantinya akan ada pejabat Pembimbing Kemasyarakatan (PK) yang akan menyusun penelitian kemasyarakatan (Litmas) untuk Setnov. Hasil dari penelitian tersebut, akan dijadikan dasar untuk program yang a‎kan diterapkan terhadap Setnov.

"Jadi tidak selamanya ada disitu. Setelah apa hasil rekomendasinya nanti. Nanti akan ada intervensi program kepada beliau," imbuhnya.

Junaedi menambahkan, untuk proses pemeriksaan dan sanksi terhadap mantan Ketua DPR RI tersebut akan diputuskan pada bulan ini. Saat ini, pihak Ditjen Pemasyarakatan masih mendalami perginya Setnov tanpa pengawalan petugas dari RS Santosa.

"Paling dalam waktu bulan-bulan ini ada keputusannya. Sementara ini beliau masih menjalani pemeriksaan oleh tim, kenapa meninggalkan rumah sakit dalam kurun waktu 3-4 jam itu. Itu saja," ungkapnya.

Baca Juga: Ditjen PAS Pertimbangkan Penahanan Setnov di Rutan Gunung Sindur untuk Seterusnya 

Diketahui sebelumnya, Setya Novanto (Setnov) terciduk plesiran di sebuah toko bangunan daerah Kabupaten Bandung Barat ‎bersama istrinya, Deisty Astriani Tagor. Setnov plesiran setelah berhasil mengelabui petugas pengawal Lapas Sukamiskin saat berobat di Rumah Sakit Santosa, Bandung.

Setnov sendiri sedang menjalani masa hukuman 15 tahun pidana penjara terkait perkara korupsi proyek e-KTP di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.‎ Setnov baru menjalani masa hukumannya sekira 1,5 tahun.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini