nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Curah Hujan Rendah di Beberapa Wilayah, BNPB Imbau Antisipasi Karhutla

Jum'at 14 Juni 2019 21:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 14 337 2066648 curah-hujan-rendah-di-beberapa-wilayah-bnpb-imbau-antisipasi-karhutla-yA7rsAQutS.jpg Ilustrasi Karhutla (Foto: Okezone)

JAKARTA – Curah hujan rendah di beberapa wilayah diprediksi akan terjadi pada Juli hingga Oktober 2019. Kepala BNPB Doni Monardo menegaskan upaya pencegahan terhadap potensi bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah-wilayah tadi.

"Upaya pencegahan merupakan cara terbaik dan sangat penting untuk dilakukan karena upaya ini relatif lebih mudah dan murah dibandingkan jika kita melakukan penanggulangan kebakaran yang sudah terjadi," kata Kepala BNPB Doni Monardo, di Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Dalam konteks pencegahan, BNPB mengaku telah kerja sama dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan sejak dini. Pelibatan satuan tugas gabungan, baik dari pemerintah, TNI, Polri, masyarakat dan dunia usaha dalam rangka mencegah dan penanggulangan karhutla merupakan alternatif perkuatan untuk menambah efektivitas upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan karhutla.

Pada kesempatan pertemuan Koordinasi Antisipasi Kahutla, Doni mengharapkan terwujudnya kesamaan persepsi semua pihak terkait, khususnya di Provinsi Riau, Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat dalam rangka penerimaan Satgas Gabungan Karhutla TNI.

Doni M

Bca Juga: BNPB: Sepanjang 2019 Telah Terjadi 1.901 Bencana

Oleh karena itu, BNPB akan memberikan pembekalan yang dilakukan di tiga provinsi tadi. Melalui pembekalan, sinergitas dan kerja sama dipersiapkan sejak awal sehingga akan memberikan pemahaman yang sama terhadap kesiapsiagaan dan pencegahan dalam menghadapi ancaman karhutla tahun ini.

Sementara itu, Deputi Bidang Klimatologi pada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Herizal mengatakan BMKG telah memantau kondisi El Nino lemah yang diprediksi bertahan sepanjang tahun 2019. Namun demikian, dampak fenomena alam ini di musim kemarau perlu diwaspadai di daerah.

“Menghadapai periode musim kemarau 2019 perlu diwaspadai wilayah-wilayah yang rentan kekeringan meteorologis seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara dan yang rentan Karhutla seperti Riau, Palembang, Jambi serta sebagian besar Kalimantan,” kata Herizal.

“Puncak musim kemarau 2019 diprakirakan umumnya terjadi pada bulan Agustus 2019,” tambah Herizal.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini