nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bareskrim Tangkap Pria Penyebar Hoaks Kasus Kivlan Zen Direkayasa

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 14 Juni 2019 18:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 14 337 2066597 bareskrim-tangkap-pria-penyebar-hoaks-kasus-kivlan-zen-direkayasa-eoJKfj6bZQ.jpg Konferensi pers di Mabes Polri terkait penangkapan tersangka YM (Harits/Okezone)

JAKARTA – Seorang pria berinisial YM (32) ditangkap aparat Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Warga Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat itu sudah dijadikan tersangka penyebar informasi bohong atau hoaks bahwa kasus yang menjerat Kivlan Zen direkayasa oleh pemerintah.

Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Rickynaldo menjelaskan, YM ditangkap di rumahnya kawasan Bojongsari, Jumat (14/6/2019) dini hari. Turut disita satu handphone dan kartu sim yang digunakannya untuk mengirimkan konten hoaks di group WhatsApp WA).

Menurut Rickynaldo, YM menyebarkan hoaks melalui WA seolah-olah ada percakapan antara Kapolri Jenderal Tito Karnavian dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan untuk menjerat Kivlan Zen yang merupakan mantan Kepala Staf Kostrad dan pendukung Prabowo Subianto.

“Kami melakukan patroli. Dari hasil patroli siber kami pada WA Group, kami temukan ada hoaks seolah-olah capture-an percakapan antara dua pejabat negara bahwa kasus Pak Kivlan Zen ini rekayasa,” katanya dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

“Ini menyebar di 10 WA Group. Kami selidiki siapa penyebarnya, kami temukan penyebarnya adalah tersangka YM,” lanjut Rickynaldo.hoaks

Rickynaldo menuturkan, isi hoaks percakapan yang dibuat oleh YM itu adalah seolah Tito Karnavian mengirim pesan WA kepada Luhut.

Isi pesannya berbunyi, “atas instruksi abang, kami sudah buat bang, agar rakyat percaya bahwa yang melakukan tindakan makar si Kivlan dll. Untuk itu si Iwan kami bayar lebih”.

Kemudian Luhut pun digambarkan membalas pesan Tito, "Ok To, terimakasih, salam 01".

(Baca juga: Kivlan Zen Jadi Tersangka Makar)

Rickynaldo menegaskan bahwa informasi disebar YM adalah hoaks. “Tidak benar ada percakapan yang seolah-olah dapat diartikan sebagai 2 pejabat negara yang merancang skenario KZ dan tidak benar juga ada arahan pimpinan dalam vicon terkait TNI yang melanggar hukum,” ujar dia.

Penyidik Bareskrim masih terus mendalami peran YM.

(Baca juga: Kivlan Zen Diduga Perintahkan Tersangka Rusuh 22 Mei Bunuh Wiranto dan Luhut)

“Atas perbuatannya, YM dijerat Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 27 ayat 3 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 14 ayat 2 dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 207 KUHP,” ujar Rickynaldo.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini