nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bupati Jepara dan Hakim PN Semarang Segera Diadili Terkait Kasus Suap

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 14 Juni 2019 18:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 14 337 2066585 bupati-jepara-dan-hakim-pn-semarang-segera-diadili-terkait-kasus-suap-6BtqMqVJVl.jpg Ahmad Marzuqi (Foto: Arie/Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan berkas penyidikan Bupati Jepara, ‎Ahmad Marzuqi dan Haim Pengadilan Negeri Semarang, Lasito. KPK telah melimpahkan berkas penyidikan keduanya ke tahap penuntutan, pada hari ini.

"Hari ini dilakukan pelimpahan berkas, barang bukti dan dua tersangka kasus dugaan suap terkait terkait putusan atas praperadilan kasus dugaan korupsi penggunaan dana bantuan partai politik dengan tersangka Bupati Jepara di PN Semarang," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2019).

‎Tim Jaksa penuntut umum mempunyai waktu 14 hari masa kerja untuk menyelesaikan surat dakwaan terhadap keduanya. Rencananya, Ahmad Marzuqi dan Lasito akan disidang di Pengadilan Negeri Semarang.

"‎Rencana sidang akan dilaksanakan di PN Semarang," katanya.

Baca Juga: Bupati Jepara Diperiksa KPK sebagai Tersangka Suap

Febri KPK

S‎ejauh ini, penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap 28 saksi untuk Lasito maupun Ahmad Marzuqi. 28 unsur saksi tersebut terdiri dari, K‎etua PN Semarang; Sekretaris PN Semarang; ‎Panitera Muda PN Semarang; ‎Anggota DPRD Jepara Periode 2014-2019; P‎engacara/Advokat; ‎Tim Kuasa Hukum; serta pihak swasta.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Ahmad Marzuqi sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan putusan atas ‎praperadilan perkara penggunaan dana bantuan parpol di PN Semarang. Dia ditetapkan bersama Hakim PN Semarang, Lasito.

Ahmad Marzuqi diduga menyuap Lasito sebesar Rp700 juta untuk memuluskan putusan praperadilan yang sedang berproses di PN Semarang. ‎Uang yang diberikan kepada Lasito diduga untuk mempengaruhi putusan praperadilan yang diajukan oleh Marzuqi.

Adapun, praperadilan tersebut yakni terkait penetapan Ahmad Marzuki sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah di Pengadilan Negeri Semarang tahun 2017.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini